Wisata  

Atraksi Balon Udara Ramaikan Wisata Lereng Merapi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya Di sini!

bg-escape

Foto Travel

Tripa Ramadhan – detikTravel

Minggu, 19 Apr 2026 18:00 WIB

Boyolali – Perayaan Seni balon udara digelar Di lereng Gunung Merapi, Boyolali. Kegiatan ini mengedukasi bahaya balon liar sekaligus Menarik Perhatian wisatawan.

Pengunjung berada di dekat balon udara yang akan diterbangkan pada Festival Balon Udara Boyolali 2026 di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Festival yang diadakan pertama kali tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang larangan menerbangkan balon udara secara liar karena berbahaya bagi pesawat serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Boyolali. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/YU

Pengunjung berkumpul Di lokasi Perayaan Seni Balon Udara Boyolali 2026 Di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Di. Foto: Di FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Pengunjung berada di dekat balon udara yang akan diterbangkan pada Festival Balon Udara Boyolali 2026 di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Festival yang diadakan pertama kali tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang larangan menerbangkan balon udara secara liar karena berbahaya bagi pesawat serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Boyolali. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/YU

Balon udara disiapkan Sebelumnya diterbangkan Untuk Perayaan Seni edukatif tersebut. Foto: Di FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Pengunjung berada di dekat balon udara yang akan diterbangkan pada Festival Balon Udara Boyolali 2026 di lereng Gunung Merapi, Cluntang, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). Festival yang diadakan pertama kali tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang larangan menerbangkan balon udara secara liar karena berbahaya bagi pesawat serta untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Boyolali. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/YU

Kegiatan ini mengajak Kelompok memahami risiko balon udara liar Untuk penerbangan. Foto: Di FOTO/Aloysius Jarot Nugroho


&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp


`;
constructor() {
super();
this.attachShadow({ Tren: “open” });
this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html;
}
async connectedCallback() {
// Handle share button clicks
this.shadowRoot
.querySelectorAll(“.cb-rekomendit__share-btn”)
.forEach((btn) => {
btn.addEventListener(“click”, (e) => {
e.preventDefault();
e.stopPropagation();
const url = btn.getAttribute(“data-url”);
const title = btn.getAttribute(“data-title”);
if (navigator.share) {
navigator
.share({
title: title,
url: url,
})
.catch(console.error);
} else {
// Fallback: Copy to clipboard
navigator.clipboard.writeText(url).then(() => {
alert(“Link copied to clipboard!”);
});
}
});
});
}
}
customElements.define(“cb-rekomendit”, CbRekomenditDesktop);


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Atraksi Balon Udara Ramaikan Wisata Lereng Merapi