Wisata  

Pelampung Korban Selamat Tragedi Titanic Dilelang, Harganya Tembus Rp7,5 M



Jakarta

Menjelang peringatan tragedi tenggelamnya kapal legendaris Titanic, jaket pelampung milik korban Titanic yang selamat Berencana dilelang. Nilainya sangat fantastis!

Sebuah Barang Dagangan bersejarah yang sangat langka Untuk tragedi kapal Titanic siap dilelang Untuk waktu Disekitar. Jaket pelampung yang pernah dikenakan Bersama salah satu penyintas kelas satu diprediksi Berencana terjual Bersama harga mencapai US$339.000 hingga US$475.000 atau Disekitar Rp5,3 miliar hingga Rp7,5 miliar jika dirupiahkan.

Dilansir Untuk Fox News, benda bersejarah tersebut adalah milik Laura Mabel Francatelli, seorang penumpang yang berhasil selamat Untuk tragedi maut itu Di malam 14 April 1912 tersebut.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaket pelampung yang terbuat Untuk Kain berisi gabus ini bukan sekadar alat keselamatan biasa. Nilainya melonjak drastis Lantaran Francatelli menandatangani jaket tersebut bersama tujuh penyintas lainnya yang berada Di sekoci yang sama, yakni Sekoci No 1.

Artefak ini Bersama Sebab Itu satu-satunya Di Balai Pelelangan. Diyakini hanya ada segelintir jaket pelampung Titanic yang tersisa Di dunia, dan ini adalah satu-satunya yang pernah ditawarkan Melewati lelang publik.

Jaket ini disimpan Bersama keluarga Francatelli Di puluhan tahun Sebelumnya dibeli Bersama seorang kolektor pribadi Disekitar 20 tahun lalu. Sebelumnya dilelang, benda berwarna krem ini telah dipamerkan Di berbagai museum Di Amerika Serikat dan Eropa.

Kisah Di balik jaket ini juga membawa kita kembali Di Perdebatan Sekoci No 1. Di Titanic menghantam gunung es, Francatelli yang Di itu berusia 22 tahun Untuk bertugas sebagai sekretaris desainer busana ternama, Lady Lucy Duff Gordon.

Ia bersama majikannya naik Di Sekoci No. 1, yang Lalu menjadi sorotan sejarah Lantaran cerita Di baliknya. Sekoci tersebut Memiliki kapasitas 40 orang, Akan Tetapi diluncurkan hanya Bersama 12 orang Di dalamnya.

Para penumpang Di sekoci ini Dilindungi Lantaran tidak kembali Untuk menyelamatkan korban lain yang terapung Di air. Muncul dugaan pembayaran Untuk Sir Cosmo (suami Lady Lucy) kepada awak kapal, Walaupun fakta ini terus diperdebatkan Di satu abad terakhir.

Pelelangan yang dikelola Bersama Henry Aldridge & Son ini dijadwalkan berlangsung Di 18 April 2026. Andrew Aldridge, sang juru lelang, menyebutkan bahwa sebagian besar jaket pelampung penyintas lainnya Di ini tersimpan Di museum dan sangat kecil kemungkinan Untuk dijual.

“Hanya ada sedikit jaket pelampung penyintas yang masih eksis Di ini,” ujar Aldridge kepada Cover Media. Ia Meramalkan minat Internasional Berencana sangat besar, mengingat status benda ini sebagai salah satu relik paling intim Untuk tragedi laut terbesar Untuk sejarah tersebut.

Setelahnya selamat Untuk tragedi tersebut, Francatelli menikah dan pindah Di New York Untuk berkarier Di industri Hotel, Sebelumnya akhirnya kembali dan menutup usia Di Inggris Di 1967.

——–

Artikel ini telah tayang Di CNN Indonesia.

(wsw/wsw)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pelampung Korban Selamat Tragedi Titanic Dilelang, Harganya Tembus Rp7,5 M