loading…
Pengamat politik Hendri Satrio menilai pembahasan parliamentary threshold tidak seharusnya berhenti Di persoalan berapa persen angka yang Akansegera ditetapkan. Foto/Dok.SindoNews
“Berapapun threshold-nya, sebaiknya Dewan Perwakilan Rakyat juga punya solusi supaya suara rakyat itu tidak terbuang,” kata Hendri Satrio yang akrab disapa Hensat Di Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Baca juga: Gerakan Rakyat Tolak Ambang Batas Legislatif 5 Persen: Suara Rakyat Jangan Diamputasi
Dia menjelaskan, hal utama yang perlu menjadi perhatian Untuk pembahasan parliamentary threshold bukan semata-mata nasib Organisasi Politik. Menurut dia, yang lebih penting adalah memastikan suara Kelompok tetap mempunyai ruang representasi Di Legislatif.
Pendiri Lembaga Survei KedaiKopi ini mengingatkan, Kelompok telah datang Di tempat pemungutan suara dan Menyediakan Dukungan kepada Kandidat anggota legislatif yang mereka percaya.
Karenanya, perlu dipikirkan mekanisme agar suara tersebut tidak sepenuhnya kehilangan nilai ketika partai Untuk Kandidat yang dipilih gagal melewati ambang batas.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Wacana Parliamentary Threshold 5% Bikin Khawatir, Hensat Usul Gabungkan Suara Partai Tak Lolos











