Bisnis  

Menkeu AS Klaim Jurang Kaya-Miskin Makin Menyempit, Faktanya Lebih Kompleks

loading…

Pembantu Presiden Tim Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent mengklaim bahwa jurang Kesenjangan Ekonomi Di kelompok kaya dan miskin Ke AS kini mulai menyempit. Foto/Dok

JAKARTA – Pembantu Presiden Tim Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent mengklaim bahwa jurang Kesenjangan Ekonomi Di kelompok kaya dan miskin Ke AS kini mulai menyempit. Pernyataan ini disampaikan Ke Di tingginya beban Ketidakstabilan Ekonomi dan melonjaknya biaya hidup yang masih mencekik mayoritas Kelompok.

Di wawancaranya bersama CNBC, Bessent secara tegas menolak anggapan bahwa AS masih terjebak Di model K-shaped economy-istilah ekonomi yang menggambarkan Kepuasan Ke mana kelompok kaya makin sejahtera, Sambil kelompok berpenghasilan rendah makin terpuruk.

Bessent menegaskan, bahwa perekonomian AS kini bergerak Ke apa yang ia sebut sebagai C-shaped economy, Ke mana kelompok pekerja berpenghasilan rendah mulai mengejar ketertinggalan. Menurut data yang dipaparkannya, 25% pekerja berpenghasilan terendah mencatatkan Perkembangan upah riil sebesar 2%.

Baca Juga: Tarif Trump Ilegal? AS Resmi Kembalikan Dana Jumbo Rp1.787 Triliun Hingga Korporasi

“Saya sudah muak mendengar tentang K-shaped economy ini. Saya bisa katakan secara definitif Ke sini, era K-shaped economy sudah berakhir,” tegas Bessent.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Menkeu AS Klaim Jurang Kaya-Miskin Makin Menyempit, Faktanya Lebih Kompleks