Bisnis  

Daftar Negeri yang Keluar Bersama Organisasi Energi Untuk Tujuh Tahun Terakhir

loading…

Daftar Negeri yang keluar Bersama Organisasi Negeri-Negeri Pengekspor Migas Untuk tujuh tahun terakhir. FOTO/AP

JAKARTA – Uni Emirat Arab (UEA) resmi keluar Bersama Organisasi Negeri-Negeri Pengekspor Migas atau Organisasi Energi mulai 1 Mei 2026, menambah daftar Negeri yang hengkang Bersama kartel Migas dunia itu Untuk tujuh tahun terakhir. Keputusan tersebut memicu kekhawatiran Di melemahnya pengaruh Organisasi Energi Di Ditengah meningkatnya ketidakstabilan pasar energi Internasional akibat konflik Amerika Serikat-Israel Bersama Iran.

Analis Capital Economics menilai keluarnya UEA mencerminkan Lebihterus longgarnya soliditas internal Organisasi Energi, terutama Sesudah sejumlah Negeri anggota memilih meninggalkan organisasi tersebut Untuk beberapa tahun terakhir.

“Sesudah melakukan Penanaman Modal Asing besar-besaran Untuk memperluas kapasitas produksi energi Untuk beberapa tahun terakhir, UEA sangat ingin memompa lebih banyak Migas. Lagi pula, ikatan yang menyatukan anggota Organisasi Energi mulai melonggar, terutama Sesudah keluarnya Qatar Di 2019,” demikian analisis Capital Economics dikutip Bersama AP, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga: Kejutan UEA Hengkang Bersama Organisasi Energi, Apa Dampaknya Untuk Dunia?

UEA bukan Negeri pertama yang keluar Bersama Organisasi Energi Untuk beberapa tahun terakhir. Qatar lebih dahulu hengkang Di 2019, disusul Ekuador Di 2020 dan Angola Di 2024. Sebagian besar Negeri tersebut keluar Sebab perbedaan pandangan mengenai Keputusan kuota produksi Migas yang diterapkan organisasi.

Media Al Jazeera melaporkan pemerintah Abu Dhabi beralasan ingin lebih fokus Di “kepentingan nasional”. Rumor keluarnya UEA sebenarnya telah beredar Pada bertahun-tahun, terutama Yang Terkait Bersama Permintaan Negeri itu Untuk memperoleh kuota produksi yang lebih besar.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Daftar Negeri yang Keluar Bersama Organisasi Energi Untuk Tujuh Tahun Terakhir