loading…
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk. FOTO/dok.SindoNews
“Transformasi Usaha yang dilakukan SIG Memusatkan Perhatian Di tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio yang menjadi katalis Kemajuan kinerja perusahaan,” ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni Untuk keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).
Baca Juga: Perkuat Industri Nasional, Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp809 Miliar
Sepanjang tiga bulan pertama 2026, SIG mencatat volume penjualan sebesar 8,71 juta ton atau naik 1,7% secara tahunan dibandingkan 8,57 juta ton Di periode yang sama tahun lalu. Kenaikan terutama ditopang penjualan domestik yang tumbuh 5,4%, Didalam kontribusi terbesar berasal Untuk segmen semen kantong yang melonjak 11%.
Pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp8,29 triliun Didalam EBITDA mencapai Rp1,06 triliun. Sambil laba Sebelumnya Retribusi Negara tercatat Rp156 miliar. Perseroan menyebut Kemajuan pendapatan mencapai 8,3% secara tahunan.
Hingga Di kenaikan volume penjualan, beban pokok pendapatan Menimbulkan Kekhawatiran 8,6% akibat Fluktuasi Harga bahan bakar dan energi. Di Itu, biaya operasional juga naik 9%. Meski demikian, SIG berhasil menekan biaya keuangan bersih hingga turun 35,4% berkat pengelolaan keuangan yang dinilai lebih efisien.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Laba SIG Melonjak 88,7% Hingga Kuartal I-2026 Didalam Sebab Itu Rp80 Miliar











