Jaecoo J7 Kena Penarikan Kembali Lagi Hingga Australia


Jakarta, CNN Indonesia

Chery Kendaraan Bermotor Roda Dua Australia melakukan Penarikan Kembali Ke 171 unit Jaecoo J7 Hingga Australia Lantaran cacat produksi Ke rangkaian kabel Hingga bawah jok Didepan yang Berpotensi Sebagai membuat mesin mati mendadak Pada kendaraan melaju.

Unit yang terdampak Sebagai tahun produksi 2025 sampai 2026. Surat pemberitahuan soal Penarikan Kembali ini sudah diajukan Hingga Department of Infrastructure dan tercatat Bersama nomor REC-006694.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Lantaran cacat produksi, wiring harness Hingga bawah jok Didepan dapat bergesek Bersama braket palang melintang jok Didepan dan menjadi rusak,” bunyi surat Penarikan Kembali tersebut, dikutip Drive, Minggu (9/8).

“Dampaknya, hal ini dapat menyebabkan hilangnya tenaga penggerak secara tiba-tiba dan/atau mesin mati tanpa peringatan,” lanjut surat itu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik unit terdampak disebut Akansegera dihubungi Jaecoo secara tertulis, lalu diminta membuat janji temu Bersama diler terdekat Sebagai pemeriksaan dan perbaikan tanpa biaya.

Pemilik juga bisa menghubungi Skuat customer experience Chery Kendaraan Bermotor Roda Dua Australia Hingga nomor 1800 424 379 atau lewat surel [email protected].

Surat Penarikan Kembali Hingga Australia juga memuat peringatan soal risiko terburuk Bersama kegagalan tersebut.

“Hilangnya tenaga penggerak secara tiba-tiba dan/atau mesin mati Pada berkendara dapat Meningkatkan risiko kecelakaan, yang menyebabkan Luka atau kematian Bagi penumpang kendaraan dan/atau Pemakai jalan lain,” bunyi surat itu.

Bukan yang pertama

Penarikan ini disebut sebagai Penarikan Kembali kedua Sebagai J7 Hingga Australia, menurut laporan CarExpert, Kamis (6/8).

Ke akhir Januari 2026, Omoda Jaecoo Australia lebih dulu Memikat 1.028 unit J7 produksi 2025. Penarikan itu hanya menyasar varian bermesin bensin turbo 1,6 liter empat silinder, sedangkan varian plug-in hybrid SHS tidak terdampak.

Titik cacatnya berbeda Bersama Penarikan Kembali sekarang, meski Tanda yang ditimbulkan serupa.

“Lantaran cacat produksi, wiring harness Electronic Control Unit (ECU) dapat bergesek Bersama braket dudukan mesin dan menjadi rusak,” bunyi surat Penarikan Kembali Januari, dikutip CarExpert.

Masalah Ke rangkaian kabel model ini juga muncul Hingga pasar asalnya, China. Chery mengajukan Ide Penarikan Kembali Hingga State Administration for Market Regulation China Ke 23 Januari 2026 Sebagai 1.108 unit Chery Tansuo 06 dan Tiggo 7 1.6T produksi 1 April sampai 8 Desember 2025.

Tansuo 06 merupakan nama Jaecoo J7 Hingga pasar China. Sebagian unit disebut dirakit tanpa pengencangan klip cabang wiring harness ECU secara benar, Agar kabel bisa terkikis dan memicu mesin mati Pada kendaraan berjalan, seperti dilaporkan CarNewsChina, Minggu (25/1).

Chery menjanjikan pemeriksaan gratis serta perbaikan atau penggantian komponen tanpa biaya Bagi pemilik Hingga China.

(fea)




Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Jaecoo J7 Kena Penarikan Kembali Lagi Hingga Australia