loading…
Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih. Foto/ Viet
Ke 1 Juli, data Untuk Layanan Pemanasan Global Copernicus (C3S) Menunjukkan bahwa suhu permukaan laut Dunia rata-rata Ke 21 Juni mencapai 20,86 derajat Celcius, melampaui Pencapaian yang ditetapkan Ke tahun 2024.
Para ilmuwanpercaya bahwa cuaca panas yang tidak biasa ini terutama disebabkan Dari terbentuknya Kejadian Luar Biasa El Niño, yang ditandai Didalam pemanasan air yang tidak biasa Di sepanjang Samudra Pasifik khatulistiwa.
Kendati Terbaru saja dimulai, El Niño diprediksi Berencana berkembang menjadi salah satu yang terkuat Untuk beberapa dekade terakhir.
Samping Itu, krisis iklim yang disebabkan Dari manusia juga Disorot sebagai faktor utama penyebab kenaikan suhu laut.
Pada beberapa dekade, lautan telah berperan sebagai “penyerap panas” Bumi, menyerap Di 90% panas berlebih yang dihasilkan Dari pembakaran bahan bakar fosil.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih











