loading…
UEFA memastikan tidak Berencana menerapkan aturan pemberian kartu merah kepada Manajer yang menutup mulut Pada berbicara Hingga lapangan / Foto: BBC
Keputusan tersebut diumumkan UEFA Di Kamis (2/7/2026), sekaligus menegaskan bahwa Hakim Laga Laga tetap diminta menilai setiap insiden secara individual. Menurut UEFA, tindakan menutup mulut Pada berkomunikasi tidak otomatis berujung kartu merah.
Hakim Laga Laga hanya dapat Memberi kartu kuning apabila tindakan tersebut dinilai sebagai upaya menyembunyikan komunikasi yang tergolong perilaku tidak sportif. “Hakim Laga Laga harus Menimbang setiap situasi secara individual dan Merencanakan apakah tindakan tersebut merupakan upaya menyembunyikan komunikasi sebagai bentuk perilaku tidak sportif,” demikian pernyataan UEFA dikutip Di BBC, Jumat (3/7/2026).
Baca Juga:
Meski demikian, UEFA menegaskan keputusan tersebut tidak menghalangi proses investigasi atau Hukuman Politik disiplin apabila Lalu ditemukan adanya Kartu Merah, seperti ujaran diskriminatif atau tindakan tidak pantas lainnya. Meski menolak aturan kartu merah tersebut, UEFA memastikan Berencana tetap memanfaatkan Ilmu Pengetahuan Video Assistant Referee (VAR) Sebagai mengawasi pelaksanaan sejumlah aturan Terbaru lainnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Manajer Tutup Mulut











