Bocah Umur 11 Kena Stroke Ke Sekolah, Diduga Akibat Komplikasi Langka Mikroba

Jakarta

Nasib malang menimpa seorang anak perempuan berusia 11 tahun bernama Camila Ramos Niño asal Texas, Amerika Serikat. Ke usianya yang masih sangat muda, ia harus dilarikan Ke Fasilitas Medis Sesudah mendadak kena stroke iskemik berat Ke sekolahnya.

Kejadian bermula Di Camila Untuk mengikuti Pertarungan Persahabatan Berlari cepat atau sprints, Ke ruang Aktivitasfisik sekolah Di 17 Februari 2026. Tiba-tiba saja, ia merasakan sakit kepala yang luar biasa hebat.

“Rasanya seperti ada seseorang yang meremas kepala saya Di sangat kencang. Saya sampai harus berbaring,” beber Camila yang dikutip Untuk laman People.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisinya memburuk Di cepat. Kaki kirinya lemas dan lengan kirinya mendadak terkulai jatuh. Di berada Ke Untuk ambulans, Camila sempat berbicara Di ibunya, Cristal Ramos Niño (36), Di suara yang sangat tidak jelas.

“Dia bilang, ‘Mama, aku nggak enak badan, aku takut’,” cerita Cristal.



“Suaranya terdengar seperti orang mabuk. Bicaranya sangat, sangat, sangat pelo. Sangat sulit Sebagai memahami apa yang dikatakannya,” tuturnya.

Sempat Dikira Hanya Sakit Kepala Biasa

Setibanya Ke IGD, Camila terus muntah-muntah dan memukul sisi kanan kepalanya Untuk meredakan nyeri. Cristal mengatakan Camila seperti memberi tahu bahwa ada yang salah Di kepalanya.

Hasil pemeriksaan MRI Menunjukkan Camila Menyaksikan stroke iskemik berat Ke otak kanan. Situasi ini menyebabkan pasokan darah tersumbat Agar sel-sel otak terancam mati Untuk hitungan menit.

Camila sampai harus menjalani operasi darurat berupa trombektomi, Sebagai mengangkat gumpalan darah Ke arteri karotisnya.

Situasi Camila sempat kritis pascaoperasi hingga tidak responsif. Regu Praktisi Medis Justru harus melakukan operasi darurat kedua, yakni kraniektomi, Sebagai mengangkat sebagian tulang tengkoraknya Untuk meredakan pembengkakan otak.

“Ini adalah Pada yang paling menakutkan,” kata Cristal.

Untuk ceritanya, Camila mengingat bahwa Praktisi Medis mengatakan operasi yang dijalaninya bisa menyelamatkan nyawanya. Tetapi, Regu Praktisi Medis tidak mengetahui seberapa parah kerusakan yang terjadi.

Justru, mereka menyebut tidak tahu pasti fungsi otak apa yang tersisa Ke sisi kanan yang Mungkin Saja menjadi penyebab kerusakan Di sisi kiri tubuhnya.

Diduga Akibat Penyakit Menyebar Mikroba

Sesudah melewati masa kritis tiga hari Ke ventilator, Camila Menunjukkan keajaiban. Begitu selang napas dilepas, kalimat pertama yang ia ucapkan justru membuat orang tuanya lega sekaligus terharu.

Perkembangan itu yang membuat orang tua Camila yakin bahwa anaknya sudah pulih Untuk stroke.

Ke sisi lain, Praktisi Medis menduga stroke yang dialami Camila merupakan komplikasi langka pasca-Penyakit Menyebar Mikroba. Camila diketahui sempat menderita Flu A Di Desember dan Flu B Di Januari.

Menurut American Heart Association, Mikroba pernapasan seperti flu memang dapat memicu peradangan pembuluh darah dan Memperbaiki risiko stroke iskemik Untuk beberapa minggu setelahnya.

Kini, Camila Untuk menjalani rehabilitasi intensif, mulai Untuk terapi fisik, okupasi, hingga terapi wicara. Meski jalannya masih agak terseret (drop foot) dan kehilangan sebagian penglihatan periferalnya, Camila Menunjukkan semangat sembuh yang luar biasa.

“Saya tahu bahwa saya pasti Akansegera bisa berjalan lagi,” tegas Camila optimis.

Halaman 2 Untuk 2

Simak Video “Video: Kisah Anak Usia 10 Tahun Mendadak Kena Stroke Usai Bermain, Ini Tanda Awalnya


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bocah Umur 11 Kena Stroke Ke Sekolah, Diduga Akibat Komplikasi Langka Mikroba