loading…
Pemerintah Lewat Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat evaluasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). FOTO/dok.SindoNews
Direktur Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) Fajar Rahmadi menilai evaluasi berkala sangat penting Sebagai menjaga kepercayaan Kelompok Pada Inisiatif MBG. “Pemberian Di Kelompok sudah mulai timbul Agar yang perlu dilakukan Lanjutnya adalah menjaga dan Meningkatkan ekspektasi Kelompok Pada Inisiatif MBG,” ujarnya Di seperti dikutip, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga: Istana Pastikan Tak Potong Dana MBG hingga Koperasi Desa Merah Putih
BGN secara rutin melakukan sidak Hingga sejumlah SPPG Hingga berbagai Area Sebagai memastikan kepatuhan Pada standar operasional prosedur (SOP), termasuk aspek kebersihan, Keselamatan Kelaparan Global, dan Standar menu yang disajikan. Langkah ini juga menjadi respons atas tingginya Keinginan Kelompok Pada Standar layanan Inisiatif tersebut.
Hasil Eksperimen RISED Menunjukkan Pemberian Pada MBG cukup luas Hingga berbagai lapisan Kelompok. Sebanyak 85 persen Pemberian berasal Di kelompok berpengeluaran Hingga bawah Rp1 juta per bulan, Sambil Pemberian juga datang Di kelompok menengah hingga atas Bersama proporsi 60–78 persen.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Evaluasi Ketat SPPG Kunci Jaga Kepercayaan Inisiatif MBG











