Jakarta –
Yayasan Jantung Indonesia (YJI) mengungkapkan fakta medis mengejutkan Bersama hasil skrining Keadaan anak Ke berbagai Lokasi.
Peristiwa Pidana Penyakit Jantung Reumatik (PJR) yang berisiko fatal Ke anak dan remaja ternyata berawal Bersama masalah Keadaan yang kerang Dikatakan sepele, yakni Penyakit Menyebar radang tenggorokan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan langsung Di 2.590 anak Ke tiga provinsi awal (Jawa Timur, Lampung, dan Jawa Barat) terungkap, PJR disebabkan Bersama kuman Streptococcus Grup A yang menginfeksi saluran pernapasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bakteri ini masuk Di Di tubuh akibat kurangnya menjaga kebersihan lingkungan dan diri.
Ketua Umum YJI, Annisa Pohan Yudhoyono menjelaskan, radang tenggorokan yang tidak diobati hingga tuntas dapat memicu autoimun Di tubuh yang secara perlahan menyerang dan merusak katup jantung anak.
“Banyak kematian mendadak Ke usia remaja belasan hingga 20-an tahun yang dikira tiba-tiba, padahal mereka sudah lama mengidap PJR tanpa Tanda (asimptomatik),” ujar Annisa Di Konferensi Pers Hari Jantung Sedunia 2026 Ke Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).
Hal tersebut juga dibenarkan Bersama Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Praktisi Medis Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr Ade Meidian Ambari, SpJP(K), PhD.
Ia menegaskan, pentingnya deteksi dini agar kerusakan katup jantung tidak makin memburuk.
“Penyakit kardiovaskular ini masih menjadi penyebab kematian nomor satu. Satu Bersama tiga orang Ke dunia maupun Indonesia meninggal Lantaran Penyakit jantung dan pembuluh darah,” katanya.
Adapun, Inisiatif skrining masif YJI ini menargetkan 8 ribu anak Ke empat provinsi Pada 2 tahun.
Annisa mengatakan, langkah ini dilakukan Untuk mengumpulkan basis data pasti mengenai sebaran angka pengidap PJR Ke anak-anak Ke Indonesia.
“Insyaallah, data hasil skrining PJR ini Akansegera kami berikan kepada Kemenkes sebagai bentuk Pemberian penuh kami Untuk memetakan Keadaan jantung anak Indonesia,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, hasil pemetaan Akansegera selesai dan diserahkan Ke Kemenkes Ke tahun 2027 mendatang.
Menggunakan alat echocardiography (USG jantung) portable, Skuat medis YJI menyisir Lokasi pelosok seperti Tulang Bawang (Lampung), Malang (Jawa Timur), dan Bekasi (Jawa Barat).
Provinsi Lanjutnya yang Akansegera disisir Untuk pengumpulan sampel adalah Sulawesi Utara.
Anak-anak yang terdeteksi mengidap kelainan jantung langsung dirujuk Di Fasilitas Medis Lokasi Untuk Menyambut penanganan spesialis.
(naf/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: YJI Ungkap Pemicu Usia Muda Mendadak Meninggal Lantaran Penyakit Jantung











