Ukraina Tuduh Jaringan Satelit Elon Musk Menguntungkan Rusia

loading…

Ukraina Tuduh Jaringan Satelit Elon Musk. Foto/ Daily

KIEV – Pengetatan batas Kelajuan yang tiba-tiba dilakukan SpaceX Ke jaringan satelit militer Starshield telah melumpuhkan kemampuan Ukraina Untuk mencegat drone bunuh diri Rusia.

Militer Ukraina Mutakhir saja melaporkan gangguan serius ketika sistem komunikasi satelit Starshield, yang dipasok Bersama SpaceX, tiba-tiba berhenti berfungsi Untuk terminal yang bergerak Bersama Kelajuan melebihi 160 km/jam.

Langkah tak terduga dan tak terjelaskan ini secara langsung menetralkan banyak lini serang dan Lini Pertahanan Kunci Untuk Kyiv.

Akan Tetapi demikian, Ke tanggal 15 Oktober, mantan Pembantu Presiden Tim Menteri Lini Pertahanan Ukraina Fedorov Mykhailo Mengintroduksi Di X bahwa Sambungan telah dipulihkan. Ke Pada yang sama, ia menegaskan bahwa “penghapusan total batas Kelajuan Starshield sangat penting Untuk Lini Pertahanan Ukraina.”

Menurut The Guardian , perintah pembatasan Kelajuan tersebut menyebabkan dua konsekuensi langsung Di medan Pertempuran. Pertama, hal itu menetralkan armada pesawat nirawak pencegat.

Drone bunuh diri Shahed buatan Rusia biasanya terbang Bersama Kelajuan Disekitar 320 km/jam. Batas Kelajuan 160 km/jam membuat drone pencegat Ukraina, yang dilengkapi Bersama penerima satelit, tidak mampu melacak dan menghancurkan target yang melindungi Daerah udara Di atas Kyiv.

Kedua, terjadi gangguan Ke jaringan serangan jarak menengah. Pasukan Ukraina menggunakan infrastruktur satelit Untuk memandu drone menyerang target Di Dibelakang garis musuh.

Institut Studi Pertempuran (ISW) berpendapat bahwa satelit bertindak sebagai “tulang punggung” yang menghubungkan drone, artileri, dan pusat komando Di Untuk jaringan waktu nyata; pemutusan Sambungan Akansegera memperpanjang jeda waktu Di deteksi dan penembakan.
.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ukraina Tuduh Jaringan Satelit Elon Musk Menguntungkan Rusia