Jakarta –
Seseorang yang mendekati ajal cenderung merenungkan hal-hal yang mereka harap bisa diubah atau dilakukan Bersama cara berbeda. Banyak yang berharap mereka telah mengungkapkan lebih banyak cinta dan pengampunan, dan menggunakan kata-kata terakhir mereka Sebagai Menunjukkan Pengakuan mereka kepada orang-orang terkasih.
Seorang perawat yang bekerja Ke Perawatan Medis paliatif, Bronnie Ware, mengungkapkan dirinya sering mendengarkan perasaan bersalah orang-orang yang berada Ke ambang kematian. Menulis Ke Literatur “The Top Five Regrets of the Dying”, berikut hal yang paling disesali manusia Sebelumnya ajal menjemput:
1. Andai saja aku punya keberanian Sebagai menjalani hidup yang sesuai Bersama diriku sendiri, bukan hidup yang diharapkan orang lain dariku.
2. Andai saja aku tidak bekerja terlalu keras.
3. Andai saja aku punya keberanian Sebagai mengungkapkan perasaanku.
4. Andai saja aku tetap berhubungan Bersama teman-temanku.
5. Andai saja aku membiarkan diriku lebih Sejahtera.
Penyesalan pertama adalah yang paling sering didengarnya.
“Ketika orang Mengetahui bahwa hidup mereka hampir berakhir dan mengingatnya Bersama jelas, mudah Sebagai melihat berapa banyak mimpi yang belum terwujud,” tulis Ware.
“Kebanyakan orang Justru belum mewujudkan setengah Untuk mimpi mereka dan harus meninggal Bersama mengetahui bahwa itu semua disebabkan Dari pilihan yang telah mereka buat, atau tidak mereka buat,” sambung dia.
Ke Di itu, spesialis onkologi dan Kemenangan Pengakuan Pulitzer Siddhartha Mukherjee mengatakan banyak pasiennya cenderung mengungkapkan penyesalan-penyesalannya Sebelumnya meninggal. Dia bilang kebanyakan orang menunggu terlalu lama Sebagai mengungkapkan atau melakukan sesuatu yang disukainya.
“Sebagai Gantinya, mereka menyimpan dendam, hidup Bersama rasa bersalah yang belum terselesaikan, atau menghabiskan waktu bertahun-tahun Bersama rasa takut Sebagai menjadi rentan,” tutur Mukherjee.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Perawat Ungkap 5 Hal yang Paling Disesali Manusia Sebelumnya Ajal Menjemput