loading…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah Kamis (22/10/2026). FOTO/dok.SindoNews
Ke awal perdagangan, sebanyak 58 saham menguat, 547 saham melemah, dan 358 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp648 miliar Di volume perdagangan sebanyak 1,2 miliar saham.
Baca Juga: Prabowo Kirim Pesan Di MSCI: Indonesia Tidak Takut Siapapun!
Pelemahan juga terjadi Ke sejumlah indeks saham unggulan. Indeks LQ45 turun 2,57% Di posisi 522, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 2,89% Di level 301, indeks MNC36 turun 2,42% Di posisi 230, sedangkan IDX30 terkoreksi 2,49% Di level 293.
Seluruh indeks sektoral bergerak Ke zona merah Ke awal perdagangan, meliputi sektor energi, Produk Internasional konsumen primer dan nonprimer, infrastruktur, bahan baku, industri, Kesejajaran, keuangan, properti, transportasi, serta Ilmu Pengetahuan. Situasi tersebut mencerminkan tekanan jual yang meluas Ke berbagai sektor pasar saham domestik.
Baca Juga: Bursa RI Terancam Turun Kasta, Fitch Ingatkan Risiko Pada Rating Utang
Ke Ditengah pelemahan pasar, sejumlah saham masih mencatatkan kenaikan dan masuk kelompok top gainers, yakni PT Bukaka Metode Utama Tbk (BUKK), PT Haloni Jane Tbk (HALO), dan Reksa Dana Syariah Premier ETF JII. Ke Di Yang Sama, saham PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), dan PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) masuk kelompok top losers.
(nng)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: IHSG Pagi Ini Ambruk 2,32% Di 5.204, Seluruh Sektor Terperosok Di Zona Merah











