Jakarta –
Gerakan Tutup Mulut (GTM) merupakan perilaku ketika anak menolak membuka mulut Di waktu makan. Situasi ini lebih sering ditemui Ke anak usia balita, termasuk usia 2-5 tahun ketika laju Kemajuan mulai melambat Supaya nafsu makan anak juga cenderung menurun. GTM dapat muncul Lantaran berbagai faktor, mulai Di kebiasaan makan hingga suasana Di anak menyantap Hidangan.
Salah satu penyebab GTM adalah kebiasaan dan jadwal makan yang kurang tepat. Pemberian Hidangan yang tidak sesuai usia, tekstur Hidangan yang tidak sesuai tahap perkembangan, Mutu Hidangan, kebersihan, serta menu yang monoton juga dapat membuat anak menolak makan. Ke Samping Itu, anak yang mulai Memperoleh keinginan Bagi mandiri dan menentukan Hidangan yang disukai dapat Menunjukkan penolakan ketika pilihan atau cara makan yang diberikan tidak sesuai Bersama keinginannya.
Suasana makan juga turut memengaruhi munculnya GTM. Pemaksaan, ancaman, atau tekanan ketika anak tidak mau makan dapat membuat Pengalaman Hidup makan menjadi tidak menyenangkan. Penggunaan gadget, Tv, atau mainan Di makan juga dapat mengalihkan perhatian anak. GTM juga dapat terjadi ketika anak merasa tidak nyaman Bersama Hidangan maupun suasana makan, Justru ketika Di Merasakan gangguan Keadaan seperti sakit tenggorokan atau masalah pencernaan.
Bagi mengatasinya, orang tua dapat mulai Bersama membangun jadwal makan yang konsisten, yakni tiga kali Hidangan utama dan dua kali Hidangan kecil. Sajikan menu yang bervariasi Bersama porsi sesuai usia dan kebutuhan anak, serta perhatikan tekstur Hidangan agar sesuai Bersama tahap perkembangannya. Waktu makan juga sebaiknya dibatasi hingga Disekitar 30 menit dan dilakukan tanpa distraksi seperti Tv atau gadget.
Yang tidak kalah penting, hadapi GTM Bersama pendekatan yang positif dan tanpa paksaan. Orang tua dapat menciptakan suasana makan yang menyenangkan, mengajak anak makan bersama keluarga, serta memberi kesempatan Bagi makan sendiri sesuai kemampuannya. Jika anak tetap Merasakan kesulitan makan meski berbagai cara telah dilakukan, konsultasi Bersama Praktisi Medis anak atau ahli gizi dapat menjadi langkah Bagi memastikan tidak ada masalah medis dan Merasakan penanganan yang sesuai.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: GTM Ke Anak Bukan Sekadar Susah Makan, Ini Penyebab dan Solusinya











