Jakarta, CNN Indonesia —
Lepas memberi kesempatan kepada awak media menjajal L8 Untuk perjalanan Untuk Jakarta Ke Sentul, Jawa Barat. Selain menguji Prestasi, kegiatan juga menjadi ajang pembuktian efisiensi bahan bakar kendaraan Untuk penggunaan nyata. Berapa hasilnya?
Pengujian ini dilakukan menggunakan L8, yang merupakan model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertama Lepas Untuk pasar Tanah Air.
Pengujian cukup mudah, menyusuri rute sejauh 41 kilometer Untuk Jakarta Ke Sentul. Perjalanan didominasi ruas jalan tol Bersama Situasi lalu lintas relatif lengang. Di Di Yang Sama perhitungan tingkat efisiensi bahan bakar mengacu Di data yang ditampilkan Di multi information display (MID).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di perjalanan, Kendaraan Pribadi diisi empat orang dewasa yang masing-masing membawa Kantong, Sambil AC dibuat menyala Agar kabin tetap sejuk dihuni.
Lalu Kelajuan rata-rata Di pengujian berkisar 60-70 kilometer per jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesudah tiba Di Sentul, kendaraan sempat digunakan Untuk slalom Di lintasan rekayasa Sebelumnya kembali melanjutkan perjalanan Ke Jakarta.
Di pengujian tersebut, Kendaraan Pribadi dirasa stabil diajak berakselerasi hingga bermanuver cepat mengitari pembatas cone, mengikuti komando setir yang saya kemudikan. Suspensi juga mampu menjaga bodi agar minim Tanda limbung, Sambil kabin cukup senyap.
Hasil pengujian Menunjukkan konsumsi bahan bakar L8 mencapai 21 kilometer per liter. Hasil diperoleh berdasarkan kinerja gabungan Di Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik dan mesin bensin.
Spesifikasi Lepas L8
Lepas L8 didesain sebagai SUV 5-seater Bersama platform LEX serta dimensi panjang 4.688 mm, lebar 1.871 mm, tinggi 1.694 mm, dan wheelbase 2.800 mm.
Secara visual, desain L8 terinspirasi Untuk leopard (macan tutul), mulai Untuk grill Di, lampu utama, hingga interior. Ada juga detail Elegant Body Paint, Semi-concealed Door Handle, dan Full-Width LED Taillights. Masuk Hingga Untuk kabin, User disambut Advanced Smart Cockpit.
Kendaraan Pribadi juga dilengkapi Automatic Parking Assist (APA), Remote Parking Assist (RPA), 540° Panoramic Camera, serta 16 Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), Massage Seat, 256-Color Ambient Lighting, Air Quality Monitoring System, Active Fragrance System, serta 47 ruang penyimpanan.
Dibalik kap, terbenam mesin Bersama Ilmu Pengetahuan PHEV 1.498 cc bensin empat silinder yang dipadukan Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik Untuk menghasilkan tenaga gabungan Disekitar 315 hp dan torsi 365 Nm.
Klaim perusahaan, sekali isi bensin dan baterai secara penuh membawa Kendaraan Pribadi menjelajah sejauh lebih Untuk 1.300 km.
Tak hanya itu L8 juga Memiliki kapasitas daya listrik besar hingga 6,6 kWh Bersama fitur Vehicle-to-load (V2L) guna mendukung Kegiatan luar ruang.
Harga L8 dan garansi 1 juta Km
Kendaraan Pribadi itu resmi dijual Rp589 juta, Di mana banderol tersebut tak berubah Untuk harga pre booking yang pernah diungkap perusahaan Di November 2025.
Kendaraan Pribadi juga didukung Inisiatif purna jual LEPAS CARE.
Inisiatif ini meliputi garansi kendaraan Di enam tahun atau 150 ribu km. Lalu garansi baterai, Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik, dan controller Di delapan tahun atau 160.000 km.
Ada juga garansi mesin hingga 10 tahun atau 1 juta km Untuk pemilik pertama, gratis biaya jasa servis Di empat tahun atau 60.000 km, layanan Pick-up & Delivery Service Di dua tahun Di area tertentu, serta Roadside Assistance Di tiga tahun Bersama cakupan hingga 50 km.
(ryh/fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Tes Konsumsi BBM Lepas L8 Catat 21 Km/l









