Wisata  

Mengintip Cara Kerja Mata-mata Macan Tutul Di Sukabumi, 80 Buah Sudah Disebar

Sukabumi

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor melakukan pendataan Penduduk Dunia macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) Di Sukabumi. 80 Mata-mata berupa Perekamgambar trap sudah disebar.

80 unit Perekamgambar trap itu disebar Di kawasan Suaka Margasatwa Cikepuh dan Cagar Alam Cibanteng, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Langkah ini bekerja sama Bersama lembaga konservasi Sintas Bagi Memperoleh data akurat mengenai jumlah predator puncak yang masih bertahan Di habitat alaminya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Resort Suaka Margasatwa Cikepuh dan Cagar Alam Cibanteng, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa pemasangan alat pemantau ini sudah berjalan Pada tiga minggu. Fokus utamanya adalah melakukan sensus menyeluruh, baik Bagi individu jantan maupun betina.

“Tujuan pemasangan Perekamgambar trap ini Bagi monitoring. Kami ingin tahu sebenarnya ada berapa ekor macan tutul Di Di kawasan. Kalau bahasa ilmiahnya, ini adalah sensus,” ujar Iwan, Kamis (7/5).

Perekamgambar-Perekamgambar tersebut Berencana dibiarkan merekam Karya satwa liar yang lewat Pada dua bulan Hingga Didepan, Sebelumnya akhirnya ditarik Bagi proses analisis data.

Meski proses monitoring masih berjalan, Iwan mengungkapkan sempat ada ‘bocoran’ visual Di petugas melakukan pengecekan teknis Di salah satu unit yang sempat Menyaksikan kendala.

“Kemarin waktu saya cek Sebab ada sedikit trouble Di salah satu Perekamgambar, itu sebenarnya sudah ada yang tertangkap (Perekamgambar). Tapi itu belum bisa Dari Sebab Itu acuan Sebab belum waktunya penarikan data,” ungkap Iwan Di dikonfirmasi kembali mengenai hasil Sambil sensus itu.

Pihak BKSDA menegaskan tidak melakukan pengecekan rutin Di Perekamgambar trap setiap minggu agar tidak mengganggu perilaku alami satwa.

“Hasil validnya nanti Sesudah dua bulan. Memori Berencana dibuka semua, Mungkin Saja bukan cuma macan, tapi satwa lain seperti kancil, babi hutan, atau Justru kerbau Mungkin Saja saja terekam,” tambahnya Bersama nada optimis.

Pihak BKSDA berharap estimasi Penduduk Dunia Macan Tutul Jawa Di Sukabumi dapat terdata Bersama lebih valid Supaya langkah konservasi Hingga Didepan bisa lebih tepat sasaran.

Cara Kerja Perekamgambar Trap

Penempatan ‘mata-mata’ yang mengawasi gerak-gerik macan tutul ini ternyata tidak dilakukan sembarangan. Menurut Iwan, rahasia Di balik layar pemasangan alat canggih tersebu terletak Di titik lokasi yang sangat menentukan Prestasi Menyita visual sang kucing besar.

Iwan menjelaskan bahwa Perekamgambar-Perekamgambar tersebut dipasang tepat Di jalur-jalur perlintasan yang sering dilalui, baik Dari manusia maupun satwa lainnya. Hal ini dilakukan Sebab macan tutul cenderung menggunakan jalur yang sama Bagi berburu atau berpindah tempat.

“Pemasangannya itu Di jalur-jalur yang memang terbuka. Jalur orang lewat atau jalur kerbau, Di situ kami pasang,” jelas Iwan.

Tak hanya lokasi, ketinggian posisi Perekamgambar Di batang pohon juga diatur sedemikian rupa agar sejajar Bersama tinggi badan macan tutul. Petugas memasang alat ini Bersama jarak Di 60 hingga 80 centimeter Di dasar tanah.

“Ketinggiannya Di 60 sampai 80 senti Di dasar tanah Hingga pohon. Posisi ini paling ideal Bagi Menyita postur tubuh macan tutul secara jelas Di melintas,” tambahnya.

Mengingat lokasi pemasangannya berada Di jalur yang juga sering dilalui warga atau petani, petugas menyematkan tanda peringatan khusus Di setiap titik Perekamgambar.

Hal ini dilakukan Bagi mencegah alat tersebut dirusak atau diambil Dari tangan-tangan jahil. Di setiap titik, petugas memasang Kertas pengumuman yang telah dilaminasi sebagai bentuk peringatan resmi.

“Ada Kertas perhatian yang kami laminating. Isinya peringatan bahwa Di area tersebut Di dilakukan pengawasan macan tutul dan alat tidak boleh diganggu. Ada warning-nya lah Di situ,” tegas Iwan.

Bersama mekanisme pemasangan yang matang dan pengamanan informasi Di lapangan, pihak BKSDA optimis data Penduduk Dunia yang terkumpul Di dua bulan Hingga Didepan Berencana menjadi fondasi kuat Bagi pelestarian Macan Tutul Jawa Di Sukabumi.

——-

Artikel ini telah naik Di detikJabar, bisa dibaca selengkapnya Di sini dan Di sini.

Halaman 2 Di 2

Simak Video “Video: Cerita Ujang Duel Bersama Macan Tutul yang Tiba-tiba Masuk Tempattinggal Di Bandung

(wsw/wsw)





Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Mengintip Cara Kerja Mata-mata Macan Tutul Di Sukabumi, 80 Buah Sudah Disebar