loading…
MotionTrade merangkum 4 risiko waran terstruktur yang perlu diketahui Didalam investor. FOTO/MNC Media
Waran Terstruktur merupakan salah satu produk Penanaman Modal yang Memberi Kemungkinan keuntungan Didalam pergerakan harga aset acuan (underlying). Akan Tetapi, seperti instrumen keuangan lainnya, produk ini juga Memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami Didalam investor Sebelumnya bertransaksi. Pemahaman Pada risiko ini penting agar keputusan Penanaman Modal dapat dilakukan secara lebih bijak dan terukur.
MotionTrade telah merangkum 4 (empat) risiko waran terstruktur yang perlu diketahui Didalam investor, yaitu:
1. Risiko Pasar
Salah satu risiko utama Untuk Waran Terstruktur adalah risiko pasar. Investor biasanya membeli waran terstruktur tipe call jika Memiliki ekspektasi bahwa pasar Berencana Merasakan kenaikan (bullish), dan membeli waran terstruktur tipe put jika Meramalkan pasar Berencana turun (bearish). Akan Tetapi, prediksi pergerakan pasar tidak selalu tepat. Jika arah pasar tidak sesuai Didalam ekspektasi, maka Waran Terstruktur yang dimiliki dapat menjadi tidak bernilai atau berada Untuk Situasi Out of The Money (OTM). Hal ini dapat menyebabkan kerugian Untuk investor. Baca Juga: Buktikan Skill Trading Anda Ke MotionTrade Trading Competition
2. Time Decay
Waran Terstruktur Memiliki batas waktu hingga jatuh tempo. Seiring berjalannya waktu, nilai waktu (time value) Didalam produk ini Berencana terus menurun. Lebihterus Disekitar waktu jatuh tempo, nilai time value Berencana Lebihterus mendekati nol. Sebagai itu, trading waran terstruktur tidak perlu menunggu sampai jatuh tempo.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kenali Risiko Waran Terstruktur Sebelumnya Berinvestasi











