Biji-bijian Tumbuh Pesat Di Mendengar Suara Hujan

loading…

TOKYO – Sebuah studi Mutakhir Menunjukkan bahwa biji dapat ‘merasakan’ suara hujan dan bereaksi Didalam ‘bangun’ Didalam keadaan dormansi Untuk mempercepat proses perkecambahan.

Penemuan ini Menyediakan bukti langsung pertama bahwa tumbuhan dapat merasakan dan merespons suara alam – sebuah kemampuan yang Sebelumnya Itu belum terbukti, menurutScienceAlertpada tanggal 4-5 Mei.

Di percobaan tersebut, para peneliti Ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) merendam hampir 8.000 butir beras Di baskom berisi air dangkal dan mensimulasikan suara hujan Didalam Memutuskan tetesan air Didalam berbagai ketinggian Pada periode enam hari.

Hasil Eksperimen Menunjukkan bahwa biji yang terpapar getaran Didalam tetesan hujan berkecambah hingga 37% lebih cepat daripada kelompok kontrol. Hal ini Menunjukkan bahwa energi Didalam suara, yang Di dasarnya berupa getaran mekanis, dapat memicu perkembangan biji.

Kendati tumbuhan tidak Memperoleh telinga seperti manusia, mereka tetap dapat merasakan getaran.

Para ilmuwanpercaya bahwa mekanisme ini melibatkan statolit—struktur kecil Ke Di sel tumbuhan yang membantu merasakan gravitasi.

Ketika tetesan hujan jatuh, gelombang suara yang merambat Melewati air dan tanah dapat menggetarkan statolit ini, Agar memicu sinyal biologis yang Merangsang partikel-partikel tersebut Untuk “bangun” Didalam keadaan tidak aktifnya.

Efek ini lebih kuat Di biji yang terletak Ke Didekat permukaan, Ke mana getaran Didalam tetesan air lebih terasa. Ini bisa menjadi keuntungan evolusioner, Sebab biji yang ditabur Ke Didekat tanah Memperoleh tingkat perkecambahan yang lebih tinggi.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Biji-bijian Tumbuh Pesat Di Mendengar Suara Hujan