loading…
Jasa Marga melaporkan kendaraan telah meninggalkan Area Jabotabek Ke periode H-10 hingga hari H Idul Fitri 1447 Hijriah. FOTO/dok.SindoNews
“Volume lalu lintas yang meninggalkan Area Jabotabek Ke periode tersebut merupakan angka kumulatif Untuk empat Gerbang Tol Utama, yakni Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono Untuk keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).
Baca Juga: 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Di Periode Arus Mudik 2026
Rivan menjelaskan total 2 juta kendaraan yang telah keluar Untuk Area Jabotabek tersebut mencakup Disekitar 56,89 persen Untuk total proyeksi. Pihak Jasa Marga Mengantisipasi sebanyak 3,5 juta kendaraan Berencana meninggalkan Area tersebut sepanjang periode 11 hingga 31 Maret 2026.
Distribusi lalu lintas didominasi Didalam pergerakan Di arah timur atau Di Trans Jawa dan Bandung sebanyak 1.103.088 kendaraan atau 55 persen. Sambil Itu, sebanyak 508.585 kendaraan atau 25,3 persen bergerak Di arah barat Di Merak, dan 395.580 kendaraan atau 19,7 persen Di arah selatan yakni Puncak.
Secara rinci, arus kendaraan yang Di Trans Jawa Lewat Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 729.632 unit. Jumlah ini mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 130 persen dibandingkan Didalam Situasi lalu lintas normal Ke jalur tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Sampai Hari H Lebaran 2026, Kendaraan Keluar Jabotabek Tembus 2 Juta Unit











