loading…
Ke Ditengah gempuran gugatan hukum Yang Berhubungan Di dampak buruk media sosial Di Kesejaganan mental anak, Instagram merilis fitur pengawasan Mutakhir yang Berencana memperingatkan orang tua jika remaja mereka berulang kali mencari konten Yang Berhubungan Di bunuh diri. Foto: ist
Kamis lalu, platform ini Berencana mengirim peringatan otomatis kepada orang tua jika anak remaja mereka berulang kali mengetik kata Kunci berkaitan Di tindakan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri Ke kolom pencarian.
Peringatan Berencana Diberikan Lewat surel (email), pesan singkat (teks), WhatsApp, hingga notifikasi langsung Ke akun Instagram orang tua. Akan Tetapi, ada syarat mutlaknya: hanya berlaku Untuk orang tua yang sudah proaktif mendaftarkan diri Di Inisiatif pengawasan orang tua (parental supervision Inisiatif) milik Instagram.
Instagram juga mengklaim bahwa mereka sudah memblokir konten-konten berbahaya tersebut agar tidak muncul Ke hasil pencarian akun remaja, dan langsung mengarahkan mereka Ke nomor telepon Pemberian (helpline).
“Tujuan kami adalah memberdayakan orang tua Sebagai turun tangan jika pencarian anak remaja mereka Menunjukkan bahwa mereka Mungkin Saja membutuhkan Pemberian,” tulis pihak Meta (induk perusahaan Instagram) Di blog resminya.
Mereka juga berhati-hati agar tidak terlalu sering mengirimkan notifikasi yang tidak perlu, Sebab dikhawatirkan Berencana membuat peringatan tersebut diabaikan.
Ke Di Itu, Meta mengaku Lagi Membuat peringatan serupa Sebagai Meninjau obrolan remaja Di Kecerdasan Buatan (AI). “Ini Berencana memberi tahu orang tua jika remaja mencoba terlibat Di jenis percakapan tertentu yang berkaitan Di bunuh diri atau melukai diri sendiri Di AI kami,” janji Meta, yang Berencana diluncurkan beberapa bulan Ke Didepan.
Cuci Tangan Gaya Raksasa Keahlian?
Langkah responsif Instagram ini tidak bisa dilepaskan Di konteks persidangan yang Lagi menjerat mereka.
Di ini, Meta Lagi Berjuang Di dua persidangan besar Yang Berhubungan Di kerusakan mental Di anak.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Anak Hancur Mentalnya, Mark Zuckerberg Tetap Bantah Logika Instagram Bikin Kecanduan











