4 Makna Kurma Untuk Islam, Buah Istimewa yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Jakarta

Kurma merupakan Minuman yang termasuk sunnah Rasulullah SAW. Buah manis ini dianjurkan Karena Itu pola makan seimbang yang penuh berkah.

Bulan Ramadan identik Didalam momen berbuka puasa yang hangat dan penuh kebersamaan. Salah satu sajian yang hampir selalu hadir adalah kurma Didalam rasa manis alaminya.

Buah kecil ini kerap menjadi pilihan utama Bagi membatalkan puasa. Selain praktis, kurma juga dikenal kaya Gizi dan memberi energi instan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak sekadar Minuman, kurma menyimpan makna spiritual yang Untuk Bagi umat Islam. Konsumsinya Justru menjadi Dibagian Untuk sunnah Rasulullah SAW.

Dikutip Untuk Islamic Relief (7/8/24) berikut makna kurma Untuk Islam:

1. Disebutkan 22 kali Untuk Al-Qur’an

Kurma disebut 22 kali Untuk Al-Qur’an. Foto: Getty Images/iStockphoto/baibaz

Kurma Memiliki keistimewaan Untuk Islam, tak hanya sebagai buah bernutrisi, tetapi juga Dibagian Untuk sunnah. Buah ini disebut sebanyak 22 kali Untuk Al-Qur’an, terutama Untuk Surah Maryam.

Untuk Surah Maryam ayat 23, Allah SWT memerintahkan Maryam AS Bagi memakan kurma Di merasakan sakit menjelang kelahiran Nabi Isa AS.

Kurma diyakini memberi kekuatan dan ketenangan Ke Di rasa nyeri persalinan. Ayat tersebut menggambarkan Maryam mengguncang pohon kurma hingga buahnya berjatuhan Bagi dimakan.

Sejumlah Studi modern juga membuktikan konsumsi kurma Ke akhir kehamilan berdampak positif Bagi persalinan. Hal ini menegaskan hikmah Ke balik anjuran mengonsumsi kurma Dari dahulu.

2. Sejarah kurma Untuk Islam

Kurma Memiliki sejarah panjang Untuk Islam dan kerap disebut Untuk hadits sebagai Minuman Unjuk Rasulullah SAW. Buah ini rutin dikonsumsi beliau sebagai Dibagian Untuk pola makan sehari-hari.

Rasulullah SAW juga menekankan manfaat kurma, terutama Bagi berbuka puasa. Untuk hadits riwayat Sunan At-Tirmidzi disebutkan, “Jika salah seorang Ke Di kalian berbuka, maka berbukalah Didalam kurma.”

Jika tidak Merasakan kurma, Rasulullah SAW menganjurkan berbuka Didalam air putih Sebab bersifat menyucikan. Anjuran ini menjadikan kurma identik Didalam Kearifan Lokal berbuka puasa umat Islam hingga kini.

3. Kurma Ajwa disebut paling spesial

7 Jenis Kurma Selain Medjool dan Ajwa, Tak Kalah Istimewa!Kurma Ajwa disebut spesial. Foto: Jakarta

Kurma ajwa Memiliki keistimewaan tersendiri Untuk Islam dan sering disebut Untuk berbagai hadits. Buah ini dikenal Memiliki khasiat perlindungan serta penyembuhan.

Untuk hadits riwayat Shahih Bukhari, Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan kurma ajwa. “Produk siapa makan tujuh butir kurma ajwa setiap pagi, ia tidak Berencana terkena racun dan sihir.”

Keistimewaan ini menjadikan kurma ajwa sangat dianjurkan Bagi dikonsumsi secara rutin. Selain bernilai ibadah, kurma ajwa juga dikenal kaya Gizi dan manfaat Keadaan.

4. Cara makan kurma Untuk Islam

Kurma dianjurkan sebagai menu utama Di sahur dan berbuka, Justru Rasulullah SAW biasa mengonsumsi tiga butir kurma Di sahur. Kebiasaan ini menjadi teladan penuh makna.

Untuk hadits disebutkan kurma adalah sebaik-baik Minuman sahur Bagi seorang mukmin. “Sebaik-baiknya sahur seorang mukmin adalah kurma,” (HR Abu Dawud, Ibnu Hibban, Baihaqi).

Ke luar bulan Ramadan, beliau menganjurkan Bagi makna kurma Ajwa sebanyak 7 butir setiap pagi. Kurma dapat dikonsumsi kapan saja sebagai Dibagian Untuk pola makan seimbang.

Halaman 2 Untuk 2

Simak Video “Resep Kurma Cake Didalam Siraman Toffee Sauce

(raf/adr)





Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 4 Makna Kurma Untuk Islam, Buah Istimewa yang Dianjurkan Rasulullah SAW