Jakarta –
Gaya cokelat Dubai menyita perhatian foodies tahun ini. Kini muncul kreasi cookies Dubai ‘chewy’ yang Karena Itu incaran usai dicicipi idol Korea Selatan.
Dunia Masakan Korea Selatan kembali kedatangan dessert viral. Kali ini, yang Karena Itu perbincangan hangat adalah Dubai chewy cookies, kue mungil bertekstur kenyal yang mendadak Diselidiki Sesudah muncul Hingga media sosial para selebriti.
Nama idol seperti Jang Wonyoung ‘IVE’ dan Kim Sejeong ‘I.O.I’ disebut sebagai pemantik popularitas kue ini. Akhirnya netizen penasaran ingin mencoba hingga rela antre panjang atau berburu lewat Langkah pesan antar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir The Korea Times (29/12), Dubai chewy cookies, yang juga dikenal Bersama sebutan Dujjonku, terlihat sederhana Di luar, tetapi menyimpan rasa yang cukup berat Hingga mulut.
Ukurannya hanya Di 40-60 gram per buah, tapi isiannya terbilang mewah. Hingga dalamnya terdapat olesan pistachio, white chocolate, marshmallow, kadaif atau pastry tipis yang digoreng, serta taburan bubuk kakao.
Perpaduan tersebut menciptakan rasa manis-gurih Bersama tekstur lembut dan kenyal. Akan Tetapi Hingga balik ukurannya yang mungil, cookies ini Karena Itu sorotan Yang Terkait Bersama kandungan nutrisinya.
Di tiap 50 gram cookies Dubai bisa mengandung 28 gram karbohidrat, 14 gram gula, 4 gram protein, dan 13 gram lemak. Untuk kandungan kalorinya mencapai 245 kkal!
Akhirnya, muncul pula rasa penasaran soal dampak konsumsinya Untuk tubuh, terutama kadar gula darah. Kormedi.com melakukan pengujian sederhana Pada 3 orang dewasa Bersama indeks massa tubuh berbeda.
Hasilnya cukup Menarik Perhatian. Sesudah mengonsumsi satu potong cookies Dubai, kenaikan gula darah tercatat lebih rendah dibandingkan Sesudah makan nasi atau roti.
Salah satu partisipan Menyaksikan kenaikan Di 40 mg/dL, Sambil Itu dua lainnya hanya naik 13 mg/dL dan 6 mg/dL Di satu jam. Menurut penjelasan ahli, efek tersebut berkaitan Bersama kandungan lemak yang tinggi Di kue.
Lemak memperlambat penyerapan karbohidrat, Agar lonjakan gula darah tidak terjadi secara cepat. Akan Tetapi, Situasi ini tidak berarti cookies Dubai bisa dikategorikan sebagai camilan sehat.
Jika dimakan lebih Di satu, asupan kalorinya bisa menyamai, Malahan melebihi Di asupan semangkuk nasi. Sebab itu, para ahli tetap mengingatkan agar kue ini dinikmati secukupnya, bukan sebagai camilan harian.
Hingga sisi lain, popularitas cookies Dubai turut memicu masalah pasokan. Bahan seperti olesan pistachio dan kadaif sebagian besar merupakan bahan Pembelian Barang Di Luar Negeri, Agar tidak selalu tersedia Di jumlah besar.
Sebab, banyak toko roti menjual cookies Dubai secara terbatas dan cepat habis. Meski begitu, pelaku industri Mengantisipasi pasokan Berencana mulai stabil Di beberapa bulan mendatang, Untuk memenuhi permintaan pasar.
(adr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Usai Cokelatnya, Kini Cookies Dubai Viral Hingga Korea usai Dicicip Idol











