Viral Matcha Pakai Kantong Infus, Kafe Di Canggu Akhirnya Buka Suara

Jakarta

Kafe Buba Tea Bali Di Canggu viral Sebab menyajikan menu matcha Di kemasan infus bekas keperluan medis. Merespons berbagai tudingan Di netizen, pihak kafe akhirnya buka suara.

Buba Tea Bali Di Jalan Raya Semat Nomor 7, Canggu, viral Sebab menawarkan matcha Di kemasan infus. Penyajiannya juga unik Sebab barista Berencana berakting seperti perawat Di Puskesmas Di mengantarkan pesanan matcha infus.

Pelanggan bisa menikmati matcha Didalam cara menyedotnya langsung Di selang infus atau mengalirkannya Ke Gelas yang sudah disediakan. Akan Tetapi, penggunaan kemasan infus ini sempat Karena Itu bumerang buat pihak kafe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Netizen Di X dan Threads ramai mempertanyakan asal-usul kantong infus yang tampak identik Didalam produk medis asli. Salah satunya dibagikan Dari akun X @txtdaribrand (04/01/2025).

Buba Tea Bali viral dan menuai Perdebatan akibat gimik penyajian matcha menggunakan kantong infus medis. Foto: Instagram @buba_tea_bali/Threads

“Lagi ramai gimmick packaging infus Di Buba Tea Bali, netizen mempertanyakan keterangan D5 dan pabrik produksinya,” tulis akun @txtdaribrand.

Tampak salah satu video Buba Tea Bali menampilkan kemasan infus bertuliskan “D5 Dextrose monohydrate” Didalam merek Otsuka. Pihak Otsuka meluruskan pihaknya tidak pernah bekerja sama Didalam Buba Tea Bali.

Sudarmadi Widodo selaku Direktur PT Otsuka Indonesia, menegaskan bahwa produk minuman tersebut bukan milik atau diproduksi Dari Otsuka.
Perusahaan Berkata terdapat indikasi penyalahgunaan merek dan kemasan cairan infus Otsuka, serta menegaskan seluruh risiko bukan menjadi tanggung jawab mereka.

Sesudah tudingan ini Lebih ramai dan meluas, Buba Tea Bali akhirnya buka suara. Melewati unggahan Instagram buba_tea_bali (9/1), mereka meluruskan beberapa hal.

Klarifikasi Buba Tea Bali akan insiden pemakaian kantong infus bekas medis untuk menyajikan matcha.Klarifikasi Buba Tea Bali Berencana insiden pemakaian kantong infus bekas medis Sebagai menyajikan matcha. Foto: Instagram buba_tea_bali

1. Tidak ada afiliasi Didalam Otsuka

Buba Tea Bali menegaskan tidak pernah Memiliki afiliasi, kerja sama, kemitraan, Penyandangdana, dan perjanjian lisensi, ataupun hubungan komersial Di bentuk apa pun Didalam PT Otsuka Indonesia maupun produk-produknya.

2. Pernah menampilkan kemasan infus Otsuka

“Kami mengakui bahwa Sebab adanya kekurangan Di pengendalian internal Di Regu operasional kami, terdapat sejumlah kejadian terbatas Di mana kemasan yang membawa label Otsuka secara tidak disengaja digunakan Di materi visual pemasaran serta penyajian minuman Di toko. Penggunaan tersebut tidak dilakukan secara sengaja, tidak bersifat sistematis, dan tidak mencerminkan standar operasional maupun tujuan kami,” tulis pihak mereka.

3. Pertanggungjawaban kafe

Buba Tea Bali mengatakan tiap individu yang Yang Terkait Didalam Kesalahan Individu operasional tersebut sudah dikenakan tindakan disiplin internal. Mereka juga menguatkan prosedur internal, pemeriksaan pengadaan, serta pelatihan staf Sebagai memastikan bahwa kejadian serupa tidak Berencana dan tidak dapat terulang kembali.

“Kami juga telah melakukan penurunan konten (take-down) dan menghubungi berbagai pihak yang mengunggah ulang konten Yang Terkait Didalam insiden ini Sebagai mencegah kesalahpahaman atau Perdebatan Lebih Jelas,” tulis Buba Tea Bali.

4. Kemasan infus sudah dihentikan Sebelumnya viral

Buba Tea Bali mengakui pihaknya sudah tidak menggunakan kemasan tak sesuai tersebut Di Desember, Sebelumnya Permasalahan ini meluas.

“Walaupun demikian, kami menghargai peran lembaga dan otoritas publik Di menjaga perlindungan konsumen dan keselamatan Kelompok, dan kami tetap kooperatif serta transparan Di Kontek Sini,” lanjut mereka.

5. Meminta maaf Di Otsuka dan regulator

Buba Tea Bali menyampaikan permohonan maaf kepada PT Otsuka Indonesia Berencana indisen ini. Mereka menegaskan tidak pernah berniat menimbulkan kerugian, menyesatkan konsumen, atau memperoleh keuntungan komersial yang tidak semestinya Di penggunaan label Otsuka.

6. Tanggung jawab dan kerja sama regulatif

Pihak kafe juga bertanggung jawab Di menangani, memperbaiki, dan mencegah penggunaan kemasan yang tidak sesuai. Serta secara aktif bekerja sama mengikuti arahan Di BPOM dan otoritas Yang Terkait Didalam lain.

Buba Tea Bali menegaskan kemasan infus Sebagai minuman matcha mereka kini menggunakan produk sekali pakai yang ditangani sesuai standar kebersihan dan Keselamatan yang berlaku.

“Dan tidak menimbulkan risiko Di Kesejaganan konsumen. Prosedur manajemen limbah dan pembuangan yang tepat dan Berencana terus diterapkan Sebagai memastikan kepatuhan Di Syarat keselamatan publik dan lingkungan,” tutup Buba Tea Bali.

Halaman 2 Di 2

(adr/adr)




Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Viral Matcha Pakai Kantong Infus, Kafe Di Canggu Akhirnya Buka Suara