Viral ‘Death is Not Content’ Usai Lula Lahfah Meninggal, Psikiater Soroti soal Empati

Jakarta

Selebriti Instagram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia Di apartemennya Di kawasan Jakarta Selatan. Kepergian influencer tersebut langsung menjadi perbincangan luas Di sosial media.

Akan Tetapi, Di Ditengah suasana duka, mencuat persoalan etika Sesudah foto jenazah hingga tangkapan layar pesan yang belum terkonfirmasi kebenarannya menyebar Di cepat Di media sosial.

Puluhan ribu warganet pun menyoroti beredarnya foto Lula serta pesan berantai yang belum terverifikasi. Mereka menyuarakan keprihatinan Di membagikan ulang konten berisi ajakan Sebagai menghormati almarhum Melewati Instagram Story.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Someone passed away. A life was lost. Death is not content. Let’s be mindful and respect the privacy of those who can no longer speak (Seseorang telah meninggal dunia. Satu nyawa telah pergi. Kematian bukanlah konten. Mari lebih bijak dan hormati Kepribadian mereka yang tak lagi dapat bersuara),” tulis mereka Di Instagram.

Penyebarluasan foto jenazah, apalagi belum diizinkan Dari pihak keluarga Di Ditengah kilatnya sosial media tidak dibenarkan secara norma.



Di sisi lain, psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ, mengingatkan pentingnya etika bermedia sosial, khususnya ketika Berusaha Mengatasi kabar duka. Tak semua hal pantas dibagikan.

“Empati lebih penting daripada rasa ingin tahu. Klik dan share yang kita lakukan dapat Memberi dampak psikologis nyata Untuk orang lain,” tegasnya Di dihubungi detikcom, Sabtu (24/1/2026).

Apabila ingin Menunjukkan kepedulian, cukup doakan dan hentikan penyebaran konten sensiitif.

“Kalau ingin peduli, cukup doakan. Kalau ingin berempati, hentikan penyebaran. Berita boleh cepat, tapi empati jangan tertinggal. Menahan jempol kadang lebih menyelamatkan daripada menekan tombol share,” kata dr Lahargo.

Terlebih, penyebaran foto semacam ini juga, lanjutnya, bisa menimbulkan luka psikologis yang mendalam Untuk keluarga korban.

Halaman 2 Di 2

(suc/up)


Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Viral ‘Death is Not Content’ Usai Lula Lahfah Meninggal, Psikiater Soroti soal Empati