Masih banyak orang beranggapan bahwa tidur berkualitas hanya bisa didapatkan jika seseorang tidur Pada 8 jam penuh setiap malam. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.
Certified Sleep & Recovery Coach, Vishal Dasani, mengatakan bahwa tidur berkualitas tidak bisa diukur hanya Di lamanya waktu tidur.
“Memang ada orang-orang yang perlu tidurnya 8 jam. Tapi tidak semua orang perlu tidur 8 jam.” ucap coach Vishal Dasani, kepada detikcom Di Senin (05/01/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Durasi Tidur Ideal
Coach Vishal menjelaskan mengenai berbagai Studi, kebutuhan tidur orang dewasa berada Di rentang tertentu.
“Sebagai orang dewasa itu durasi tidur yang cukup, Sebagai fungsi yang optimal, itu berkisar Di 7 sampai 9 jam rata-rata per malam,” jelasnya.
Rentang tersebut Menunjukkan bahwa tidak semua orang harus tidur tepat 8 jam. Ada individu yang sudah merasa segar dan berfungsi optimal Di tidur 7 jam, Sambil Itu yang lain justru membutuhkan waktu tidur lebih lama.
“Tapi ada juga yang perlu lebih Di 8 jam. Bisa Jadi 9 jam dan sebagainya. Intinya 7 sampai 9 jam,” sambungnya.
Apakah berarti durasi tidur tidak penting? Menurut Coach Vishal, durasi tidur tetap penting diperhatikan Lantaran menjadi salah satu Di Di beberapa indikator tidur berkualitas.
“Tidak ada tidur yang berkualitas kalau kuantitasnya terlalu singkat. Karena Itu salah satu kriteria tidur berkualitas adalah durasinya cukup dulu,” jelasnya.
Di Samping Itu, tidur berkualitas juga harus pulas. Meluruskan kesalahpahaman, Coach Vishal menegaskan tidur pulas bukan berarti tidak boleh terbangun sama sekali.
“It’s ok terbangun Di malam, itu Dibagian Di tidur yang normal. Asalkan tidak terlalu sering, dan Pada terbangun durasi Sebagai bisa kembali tidur itu tidak lama,” terang Coach Vishal.
Terakhir, tidur berkualitas menurutnya harus bersifat restoratif. Artinya, tidur berkualitas harus bisa memulihkan kembali berbagai fungsi tubuh.
“Bangun tidur, moodnya bagus, loadingnya cepet, sepanjang hari berenergi, tidak mudah lelah, konsentrasi tinggi, bisa fokus, dan kita bisa berempati,” tandasnya.
Halaman 2 Di 2
(rfd/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Tidur Berkualitas Harus 8 Jam? Salah Kaprah, Ini yang Benar Menurut Manajer Tidur











