Wisata  

Tersingkir Didalam Trophy Dunia-Hari Bastille Usai, Prancis Tinggalkan Pekan Padat

Jakarta

Prancis Terbaru saja melewati salah satu hari tersibuk sepanjang 2026. Perayaan Hari Nasional Prancis atau Fete Nationale Francaise Di 14 Juli berlangsung bersamaan Didalam perjuangan Timnasional Prancis Hingga semifinal Trophy Dunia 2026.

Dua momen besar itu membuat berbagai kota, terutama Paris, dipenuhi warga, wisatawan, dan Fans. Mereka datang Sebagai menikmati kemeriahan Hari Bastille secara langsung sekaligus Memberi Dukungan kepada Les Bleus Melewati Kegiatan nonton bareng Hingga sejumlah fan zone.

Tetapi, pesta sepak bola berakhir Didalam kekecewaan. Timnasional Prancis yang diperkuat Kylian Mbappe dkk tersingkir usai kalah 0-2 Didalam Spanyol Di Putaran semifinal Trophy Dunia 2026.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski gagal melaju Hingga final, antusiasme warga tetap terasa. Ruang-ruang publik yang Sebelumnya dipenuhi pendukung sepak bola tetap menjadi tempat berkumpulnya Kelompok Sebagai merayakan Hari Nasional dan Menunjukkan kebanggaan mereka Di Negeri.

Dari pagi, jalanan Paris telah dipadati warga yang ingin Menyaksikan parade Hari Bastille. Deretan kendaraan militer, pasukan berseragam, hingga pesawat tempur melintas Untuk upacara tersebut. Setelahnya parade berakhir, perhatian publik perlahan beralih Hingga laga penting yang menentukan nasib Prancis Hingga Trophy Dunia.

Beberapa jam Sebelumnya Kejuaraan dimulai, ribuan Fans mulai memadati berbagai fan zone. Mengenakan jersey Skuat nasional, membawa bendera Prancis, dan menyanyikan lagu-lagu Dukungan, mereka menciptakan atmosfer layaknya perayaan nasional kedua.

Hingga Di rangkaian Kegiatan itu, Ukraina menjadi salah satu tamu istimewa Untuk parade militer Prancis. Dikutip Didalam AP, Rabu (15/7), Pemimpin Negara Emmanuel Macron mengundang Pemimpin Negara Ukraina Volodymyr Zelenskyy bersama Di 30 pemimpin dunia lainnya Sebagai Hadir Untuk perayaan Hingga Paris.

Kehadiran Ukraina menjadi simbol Dukungan Prancis dan sejumlah Negeri Eropa Di Kyiv. Pasukan Ukraina ikut berbaris Hingga sepanjang Champs-Élysées, Sambil Itu dua pilot Ukraina yang menjalani pelatihan Hingga Prancis turut terbang menggunakan jet tempur Mirage 2000B bersama pilot Angkatan Udara Prancis.

Kehadiran mereka Menyambut sambutan hangat Didalam Kelompok. Sorakan paling meriah Didalam penonton parade Malahan diberikan kepada delegasi Ukraina, mencerminkan Dukungan publik Di perjuangan Kyiv Hingga Di Pertempuran yang masih berlangsung.

Perpaduan Antara kebanggaan sejarah, Dukungan internasional, dan gairah sepak bola menjadikan 14 Juli sebagai salah satu hari paling berkesan Bagi Prancis Di 2026. Bendera biru-putih-merah berkibar Hingga sepanjang Champs-Elysees, Didalam lokasi parade militer hingga kafe, bar, dan area nonton bersama Hingga berbagai kota.

Hari Bastille tahun ini juga menjadi panggung Bagi Eropa Sebagai Menunjukkan kekompakan Untuk bidang Defender. Parade dibuka Didalam Di 500 tentara Didalam kelompok Aliansi Politik Negeri-Negeri pendukung yang berkomitmen membantu Keselamatan Ukraina Setelahnya Pertempuran berakhir.

Pasukan Didalam berbagai Negeri Eropa ikut berjalan membawa bendera nasional mereka, sesuatu yang berbeda Didalam Kearifan Lokal parade Sebelumnya.

Pesawat militer Didalam Jerman, Inggris, Polandia, Denmark, Yunani, Swedia, Norwegia, Spanyol, dan Italia juga ikut ambil Dibagian Untuk pertunjukan udara.

Jumlah peserta parade mencatat Pencapaian Terbaru. Di 7.600 personel militer ikut berbaris tahun ini, Menimbulkan Kekhawatiran dibandingkan 5.810 tentara Di 2025.

Meski suasana penuh kegembiraan, perayaan Hari Bastille tidak berjalan sepenuhnya tanpa hambatan. Prancis yang Untuk Berusaha Mengatasi gelombang panas ekstrem dan Bencana Alam Hingga sejumlah Area, termasuk kawasan Fontainebleau Hingga selatan Paris, mengdakan Kegiatan yang disesuaikan Didalam situasi masing-masing Area.

Sebab risiko kebakaran, beberapa Area Malahan membatalkan Kegiatan kembang api dan pesta tradisional pemadam kebakaran yang biasanya menjadi Dibagian Didalam perayaan.

Hari Bastille bukan merupakan Hari Kemerdekaan Prancis, melainkan Hari Nasional yang memperingati dua peristiwa penting Untuk sejarah Revolusi Prancis. Pertama adalah penyerbuan Penjara Bastille Di 14 Juli 1789 yang menjadi simbol runtuhnya kekuasaan absolut monarki. Kedua adalah Pesta Federasi Di 14 Juli 1790 yang menandai persatuan nasional Setelahnya revolusi.

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Tersingkir Didalam Trophy Dunia-Hari Bastille Usai, Prancis Tinggalkan Pekan Padat