Sudah Tak Sabar Incar Nastar-Opor Cs Pada Lebaran? Ini Tipsnya Biar BB Tak Membengkak

Jakarta

Jangan sampai, pola makan tidak sehat muncul lagi Setelahnya Ramadan selesai. Pada Ramadan, tubuh terbiasa Didalam jumlah makan yang lebih sedikit.

Ke fase ini, tubuh ‘restart’ Sebagai membangun kebiasaan pola makan ideal. Tetapi, tak jarang Setelahnya Ramadan selesai, pola makan justru kembali sembarangan dan tak jarang memicu kenaikan berat badan yang drastis.

Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Prof Hardinsyah menjelaskan salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menerapkan pendekatan pola makan seperti intermittent fasting. Didalam begini, jumlah asupan, jenis, dan jendela waktu makan tetap terbatas.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pola makan ini bisa menjadi salah satu cara Sebagai membantu menurunkan lemak dan risiko Gangguan metabolik.



“Sebagai mempertahankan pola makan ideal ini membutuhkan mindset dan tekad yang kuat. Setelahnya bulan puasa, ujiannya Akansegera lebih serius Sebagai mengubah mindset. Biasakan diri Didalam intermittent fasting dan mempraktikannya tanpa mengharapkan pahala,” ungkapnya dikutip Didalam laman IPB, Sabtu (14/3/2026).

Perubahan Ke pola makan yang lebih sehat bisa dimulai Didalam membiasakan diri sarapan Ke pagi hari, yang dapat membantu menekan risiko kolesterol. Setelahnya itu, porsi makan siang dapat dikurangi atau Malahan dilewatkan, Didalam tetap memastikan asupan air putih cukup serta disertai Kegiatan Latihan Ke sore hari.

Ia juga menambahkan agar konsumsi Minuman berlemak, manis, dan instan dibatasi. Kebiasaan ini dapat terus dilatih, termasuk ketika menjalani puasa Syawal, Pada berbagai hidangan kerap menjadi godaan.

“Nafsu Sebagai memakan Minuman berlemak dan manis serta Minuman instan juga dikurangi. Kebiasaan ini bisa dilatih Pada puasa Syawal,” tuturnya.

Buah-buahan segar bisa menjadi alternatif Sebagai menekan keinginan mengonsumsi Minuman tinggi lemak dan gula. Buah dapat memenuhi kebutuhan energi serta menyediakan serat dan vitamin.

Ke Samping itu, pemilihan jenis serta porsi Minuman juga penting Sebagai diatur. Asupan protein dianjurkan lebih banyak dibandingkan karbohidrat, Didalam tetap menyesuaikan kebutuhan tiap individu, misalnya Ke anak-anak maupun ibu hamil.

“Kalau berat badan menurun menjadi berat badan normal maka harus dipertahankan. Ketika Setelahnya dua minggu Lalu terasa lingkar pinggang bertambah maka pola makan harus kembali disesuaikan,” tandasnya.

Halaman 2 Didalam 2

(avk/naf)




Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sudah Tak Sabar Incar Nastar-Opor Cs Pada Lebaran? Ini Tipsnya Biar BB Tak Membengkak