loading…
Dollar-Cost Averaging (DCA) adalah Metode Penanaman Modal Ke mana seorang investor Membagikan sejumlah dana tetap secara rutin Sebagai membeli aset tertentu Ke jadwal yang telah ditentukan, misalnya setiap minggu atau setiap bulan. Foto/Dok
Kebugaran ini seringkali membuat investor, terutama pemula terjebak Untuk kebingungan menentukan waktu terbaik Sebagai masuk Di pasar (market timing). Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) kini Lebihterus populer Ke kalangan investor Indonesia.
DCA dinilai sebagai metode paling sederhana Tetapi efektif Sebagai membangun portofolio jangka panjang tanpa harus terpaku Ke layar monitor setiap Di.
Apa Itu Strategi DCA?
Dollar-Cost Averaging (DCA) adalah Metode Penanaman Modal Ke mana seorang investor Membagikan sejumlah dana tetap secara rutin Sebagai membeli aset tertentu Ke jadwal yang telah ditentukan, misalnya setiap minggu atau setiap bulan.
Baca Juga: Nabung Aset Crypto Makin Mudah lewat Fitur Auto DCA Multiple Asset
Berbeda Bersama metode Lump Sum (Penanaman Modal modal besar sekaligus Ke awal), DCA mengabaikan fluktuasi harga harian. Tujuannya bukan Sebagai Merasakan harga terendah Untuk satu waktu, melainkan Sebagai Merasakan harga rata-rata yang optimal Untuk jangka panjang.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Strategi DCA, Solusi Cerdas Penanaman Modal Crypto Tanpa Pusing Menebak Pergerakan Pasar











