Jakarta –
Di Murmansk, kota terbesar Di utara lingkaran Arktik, Pemimpin Negara Vladimir Putin bersumpah Untuk memperkuat kepemimpinan Internasional Rusia Di Arktik. Ia juga memperingatkan bahwa persaingan Hubungan Dunia Di Area tersebut Lebih Menimbulkan Kekhawatiran.
Contoh pertama yang ia berikan adalah ide Donald Trump Untuk mengakuisisi Greenland. Akan Tetapi, tak ada Penilaian Di pemimpin Kremlin itu Di mitranya Di AS.
Dan itu Menunjukkan bahwa Gedung Putih dan Kremlin Di Melakukanupaya membangun kembali hubungan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Singkatnya, Wacana Amerika Yang Berhubungan Didalam Greenland sangat serius,” kata Pemimpin Negara Putin Di pidatonya Di Forum Arktik Rusia Di Murmansk, dikutip Di BBC, Kamis (3/4/2025).
“Wacana-Wacana ini Memiliki akar sejarah yang Di. Dan jelas bahwa AS Akansegera terus secara sistematis mengejar kepentingan geo-strategis, militer-politik, dan ekonominya Di Arktik,” imbuh dia.
“Mengenai Greenland, ini adalah masalah dua Negeri tertentu. Tidak ada hubungannya Didalam kami,” terang dia.
Demikian kata Pemimpin Negara yang telah melancarkan invasi besar-besaran Di Negeri tetangga yang berdaulat dan mengklaim telah mencaplok sebagian besar Area Ukraina.
Ketika Joe Biden masih menjabat Di Gedung Putih, Moskow dan Washington sangat vokal Di mengkritik satu sama lain. Betapa banyak hal telah berubah.
Pada ini, Rusia Di mempromosikan gagasan kerja sama ekonomi Didalam Amerika Serikat Di Area Arktik yang kaya Akansegera sumber daya alam.
“Kami terbuka Untuk Merencanakan berbagai Potensi Penanaman Modal Asing yang dapat kami lakukan bersama Didalam AS, Di sektor-sektor tertentu yang disetujui Didalam pemerintah Rusia,” kata Kirill Dmitriev, utusan Pemimpin Negara Putin Untuk Penanaman Modal Asing Foreign dan kerja sama ekonomi.
Dmitriev, yang juga kepala eksekutif Dana Penanaman Modal Asing Langsung Rusia, telah melakukan pembicaraan Didalam para pejabat AS.
“Kami terbuka Untuk kerja sama Penanaman Modal Asing Di Arktik. Itu bisa Di bidang Pengiriman, atau bidang-bidang lain yang bermanfaat Untuk Rusia dan AS,” tambah Dmitriev.
“Akan Tetapi, Sebelumnya kesepakatan bisa dilakukan, Konflik Bersenjata Di Ukraina harus diakhiri,” saran saya.
“Banyak orang Di Barat menuduh Rusia menyeret kakinya, tidak Menunjukkan kompromi atau konsesi, dan hanya Menyediakan syarat-syarat,” imbuh dia.
“Saya fokus Ke ekonomi dan Penanaman Modal Asing, Didalam Sebab Itu saya tidak mengomentari Permasalahan-Permasalahan politik,” jawab Dmitriev.
“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah kami Memiliki dialog yang sangat baik, dan saya pikir sangat penting Untuk AS Untuk mencoba memahami posisi Rusia,” tambah dia.
(msl/fem)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Putin Mengangguk Soal Wacana Trump Merebut Greenland