Peristiwa Pidana RSJ Ke China, Rekrut Orang Sehat Karena Itu Pasien Untuk Tipu Asuransi

Jakarta

Sebuah Peristiwa Pidana besar mengguncang sistem Kesejaganan Ke China Di. Sejumlah Puskesmas jiwa (RSJ) swasta Ke Xiangyang, Provinsi Hubei, kedapatan melakukan praktik culas Didalam merekrut orang sehat Untuk berpura-pura menjadi pasien. Protes ini dilakukan Untuk menguras dana asuransi Kesejaganan publik.

Berdasarkan laporan investigasi bawah tanah (undercover) Didalam Beijing News, Puskesmas ini mengiming-imingi warga Didalam janji “rawat inap gratis dan biaya hidup gratis”. Bukannya mengobati orang sakit, RSJ tersebut justru menjadikan orang sehat sebagai “sapi perah” Untuk Merasakan kompensasi Didalam pemerintah.

Orang Sehat Karena Itu ‘Sapi Perah’

Ke China, asuransi publik menanggung sebagian besar biaya medis, Sambil Itu pasien hanya membayar persentase kecil. Hal inilah yang dimanfaatkan pengelola RSJ. Setelahnya berhasil membujuk orang Untuk masuk, pihak Puskesmas Akansegera memalsukan rekam medis dan daftar Penanganan Untuk mencairkan dana asuransi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang jurnalis yang menyamar sebagai perawat Ke RSJ Hongan menemukan fakta mencengangkan. Mayoritas pasien Ke sana tidak Menunjukkan perilaku abnormal dan hampir tidak Merasakan Terapi.

“Banyak Didalam mereka adalah lansia yang sulit bergerak. Mereka menganggap Puskesmas ini sebagai panti jompo Sebab jauh lebih murah daripada panti jompo biasa,” ujar seorang perawat senior Di laporan tersebut dikutip Didalam SCMP.



Justru, ada perawat yang identitas pribadinya sendiri dimasukkan Hingga sistem sebagai pasien agar Puskesmas bisa mengklaim dana asuransi atas namanya.

Biaya Siluman dan Kekejaman Di Pasien

Di sistem penagihan, ditemukan seorang pasien yang menginap Pada 90 hari ditagih sebesar 12.426 yuan (Disekitar Rp27 juta). Tetapi, Didalam jumlah itu, hanya Rp1,1 juta yang digunakan Untuk Terapi, Sambil Itu sisanya diklaim sebagai biaya berbagai terapi. Ironisnya, pasien mengaku tidak pernah Merasakan terapi-terapi tersebut.

“Saya hanya minum Terapi setiap hari, Justru tidak pernah disuntik. Rasanya seperti tinggal Ke Tempattinggal saja,” ungkap salah satu pasien.

Tak hanya Mengelabui Orang Lain uang, laporan tersebut juga Menginformasikan sisi kelam Kekejaman. Perawat Ke RSJ Hongan sering terlihat menampar, menendang, hingga memukul pasien Didalam pipa air. Smart Phone pasien disita dan komunikasi Didalam keluarga dibatasi ketat agar praktik ini tidak terbongkar.

Sistem Tertutup yang Sulit Diawasi

Pakar reformasi medis, Xu Yucai, menyebut bahwa RSJ sangat rentan Di Mengelabui Orang Lain Sebab operasionalnya yang tertutup.

“Kelompok tidak bisa mengawasi apa yang terjadi Ke Di. Ke Di Itu, banyak pasien yang tidak Memiliki kemampuan Untuk Menilai apakah mereka benar-benar Merasakan Penanganan atau tidak,” jelas Xu.

Peristiwa Pidana ini telah memicu kemarahan besar Ke kalangan warganet China dan telah dilihat lebih Didalam 66 juta kali Ke media sosial. Menyambut Baik hal ini, otoritas Kesejaganan Ke Xiangyang dan Yichang Berkata telah Melakukan investigasi resmi Dari 3 Februari 2026.

Halaman 2 Didalam 2

Simak Video “Video: Konflik Sudan Lumpuhkan Sistem Kesejaganan, Ibu Hamil Kesulitan Dapat Layanan



Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Peristiwa Pidana RSJ Ke China, Rekrut Orang Sehat Karena Itu Pasien Untuk Tipu Asuransi