Wisata  

Penduduk Tinggal 14 Orang, Desa Ini Minta Status Warisan Dunia UNESCO Dicabut



Bratislava

Sebuah desa Di pegunungan Slovakia meminta agar UNESCO mencabut status situs warisan dunia yang diberikan. Ada apa ya?

Terletak Di Slovakia Ditengah, Vlkolínec telah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO Sebelum tahun 1993. Desa ini Memiliki mampu Memikat perhatian 100.000 turis setiap tahunnya.

Keindahan bangunan desa yang masih memegang teguh arsitektur tradisional pegunungan Carpathian utara, membuat turis kagum. Akan Tetapi penduduk setempat mengeluh bahwa status situs UNESCO justru merusak kehidupan warganya, seperti dikutip Di TVP World Di Rabu (28/1/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“UNESCO melindungi Tempattinggal-Tempattinggal, tetapi bukan orang-orangnya,” kata Anton Sabucha, penduduk tetap tertua Di desa tersebut, yang berusia 67 tahun, kepada harian lokal Slovakia Denník N.

Mereka mengatakan bahwa aturan pelestarian yang diberikan UNESCO membuat mereka sengsara. Mereka tidak dapat memelihara hewan atau bertani Di lahan kecil seperti dulu.

Akan Tetapi, Kesalahan Individu yang dibuat Dari turis wajib dimaklumi Dari penduduk setempat. Misalnya saja, turis yang kerap masuk Di halaman penduduk, mengintip Di jendela dan pesepeda yang masuk Di Di area terbatas.

Sabucha sampai memasang penghalang dan tanda bertuliskan ‘Properti pribadi’ dan ‘Dilarang memotret’. Akan Tetapi, itu tidak digubris Dari wisatawan, jawabnya.

“Kita Berencana hidup lebih baik jika UNESCO menghapus kita Di daftar situs warisan dunia,” kata warga tersebut.

Pakar warisan Kebiasaan Global Milos Dudas mengatakan Vlkolínec terdaftar bukan hanya Lantaran arsitekturnya yang istimewa, tetapi Lantaran merupakan permukiman yang berfungsi.

“Pencantuman tersebut membawa kehormatan dan Penghormatan, tetapi juga masalah,” kata Dudas. Ia melihat peningkatan Wisata Internasional, hilangnya Kerahasiaan, dan transformasi Tempattinggal permanen menjadi pondok akhir pekan.

“Lingkungan sangat rapuh dan rentan,” ujar Dudas memperingatkan.

Tambahnya, terlepas Di niat awal UNESCO, kini Vlkolínec berubah menjadi museum terbuka yang kosong dan mati.

Situasi ini diperparah Dari kenyataan bahwa Penduduk Dunia desa juga menyusut Bersama cepat. Di tahun 1993, tujuh keluarga yang terdiri Di 27 orang, tinggal Di sana secara permanen. Pada ini, hanya empat keluarga dan 14 penduduk yang tersisa.

Kendati demikian, Vlkolínec tetap menjadi salah satu Di hanya tiga pemukiman pedesaan serupa yang terpelihara Di Eropa Ditengah, bersama Bersama situs-situs Di Hongaria dan Republik Ceko. Penghapusannya Di daftar UNESCO Berencana membutuhkan keputusan Di Bangsa dan UNESCO. Ini merupakan sebuah langkah yang jarang terjadi dan sensitif secara politik.

(bnl/wsw)


`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(

);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Penduduk Tinggal 14 Orang, Desa Ini Minta Status Warisan Dunia UNESCO Dicabut