loading…
Dewi Aminah, perempuan asal Solo yang kini dikenal sebagai pemilik Iswara Food. FOTO/dok.BRI
Untuk Dewi, membangun Iswara Food adalah proses menemukan kembali dirinya sebagai ibu, perempuan, dan pejuang keluarga. Sebelumnya menjalankan Iswara Food, Dewi mengelola usaha batik Di Pasar Klewer Dari awal pernikahan. Usaha tersebut menjadi penopang utama kehidupan keluarga hingga akhirnya musibah besar mengubah segalanya.
“Awalnya saya punya usaha batik Di Pasar Klewer Didalam awal mula pernikahan sampai umur anak saya ketiga. Usaha batik itu luar biasa, cari uangnya gampang. Tapi Lalu semuanya habis terbakar Pada kejadian kebakaran Di Pasar Klewer,” kenang Dewi, yang harus kembali memulai hidup Didalam nol.
Baca Juga: BRI dan Kemenpora Bekali Olahragawan Berprestasi SEA Games 2025 Didalam Literasi dan Pembelajaran Keuangan
Cobaan kembali datang ketika Di tahun 2000 ketika anak ketiganya lahir Didalam Kebugaran autis dan hiperaktif. Kebugaran tersebut Mendorong Dewi Sebagai belajar menyiapkan Konsumsi sehat yang sesuai Didalam kebutuhan sang anak, meski Sebelumnya Itu ia tidak terbiasa memasak. Didalam proses belajar tersebut, Dewi mulai mengenal dunia bumbu dan olahan tepung.
“Awalnya saya nggak bisa masak, sampai akhirnya saya belajar dan bisa membuat bumbu-bumbu Untuk kemasan ini. Tapi, saya bikin yang beda,” ujarnya, Didalam mengolah tepung mokaf menjadi berbagai produk seperti tepung ayam krispi dan tepung tempe mendoan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Merintis Didalam Tempattinggal, Pelaku Ekonomi Kecil Bumbu Kemasan Ini Ubah Kesulitan Menjadi Kemungkinan Berkat BRI











