Lebaran Sudah Berlalu, Saatnya Balik Hingga Berat Badan yang Dulu

Jakarta

Setelahnya Lebaran berlalu, banyak yang Mutakhir Mengetahui dan merasa bahwa berat badan sedikit naik. Di masa liburan, pola makan biasanya berubah dan Olah Raga juga cenderung berkurang. Kemakmuran ini sebenarnya cukup umum terjadi. Banyak Eksperimen yang membuktikan banyak yang Menyaksikan kenaikan berat badan Pada liburan.

Kenaikan ini bukan hal yang mengejutkan. Tubuh hanya merespons perubahan pola makan yang lebih tinggi kalori Di beberapa hari. Kabar baiknya, berat badan yang naik Setelahnya masa liburan biasanya masih relatif mudah diturunkan jika pola makan dan Olah Raga kembali diatur. Perubahan kecil yang konsisten sering kali sudah cukup membantu tubuh kembali Hingga berat badan semula.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Atur Porsi Makan

Setelahnya beberapa hari makan lebih banyak Di biasanya ketika Lebaran, tubuh sering masih membawa kebiasaan tersebut Malahan ketika liburan sudah selesai. Lantaran itu, langkah pertama yang paling sederhana adalah kembali mengatur porsi makan.

Mulai Di Membahas porsi secukupnya dan tidak menambah Makanan jika sebenarnya sudah kenyang. Memangkas sedikit porsi nasi, Makanan berlemak, atau Makanan manis sudah cukup membantu menekan asupan kalori harian tanpa membuat pola makan terasa terlalu ketat. Ikuti Pedoman Gizi Seimbang mengenai porsi makan Lewat panduan Isi Piringku.



Menu yang tinggi lemak sering menjadi penyumbang kalori terbesar Untuk asupan makan. Mulai menggantinya Di sumber protein yang lebih rendah lemak bisa menjadi langkah yang lebih sehat Untuk menurunkan berat badan.

Contohnya seperti dada ayam, ikan, tahu, atau tempe. Protein juga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama Lantaran dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana. Eksperimen Untuk European Journal of Nutrition tahun 2024 Menunjukkan bahwa asupan protein yang cukup dapat membantu mengontrol nafsu makan Di Meningkatkan rasa kenyang Agar mendukung penurunan berat badan.

3. Ganti Hingga Cemilan yang Lebih Sehat

Pada Lebaran, banyak orang terbiasa mengonsumsi kue lebaran yang umumnya berbahan dasar tepung dan tinggi gula. Jika kebiasaan ini terus berlanjut Setelahnya liburan, asupan kalori harian bisa tetap tinggi.

Coba mulai menggantinya Di pilihan yang lebih sehat seperti buah-buahan, yogurt, atau kacang-kacangan. Jenis camilan ini mengandung serat, protein, dan lemak sehat yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

4. Ganti Minuman Manis dan Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Minuman manis sering menjadi sumber Di kalori yang tidak disadari. Sirup, minuman kemasan, atau minuman tinggi gula dapat menambah asupan energi tanpa Memberi rasa kenyang yang cukup.

Eksperimen yang diterbitkan Untuk The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2023 Menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis berkaitan Di peningkatan risiko kenaikan berat badan. Menggantinya Di air putih, teh tawar, dan infused water bisa membantu Memangkas asupan kalori sekaligus menjaga kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

5. Olah Raga atau Aktivitasfisik

Selain mengatur pola makan, Meningkatkan Olah Raga juga membantu menurunkan berat badan Setelahnya masa liburan. Ketika tubuh lebih sering bergerak, asupan kalori Di Makanan Berencana digunakan sebagai energi Agar tidak terus menumpuk menjadi lemak.

Aktivitasfisik tidak harus langsung berat. Jalan kaki cepat, Mengayuh Sepeda, atau Karya ringan Disekitar 30 menit sehari sudah cukup membantu Meningkatkan pembakaran kalori dan menjaga metabolisme tubuh tetap aktif. Eksperimen yang dipublikasikan Untuk British Journal of Sports Medicine tahun 2020 juga Menunjukkan bahwa Olah Raga rutin berkaitan Di penurunan risiko kenaikan berat badan serta membantu menjaga Kesejajaran metabolik.

6. Tidur yang Cukup

Di libur panjang, banyak orang terbiasa tidur larut malam atau Malahan begadang. Ritme Tidur yang berantakan ternyata juga bisa memengaruhi berat badan.

Kurang tidur juga diketahui berkaitan Di peningkatan risiko kenaikan berat badan. Eksperimen Obesity Science and Practice tahun 2024 menemukan bahwa durasi tidur yang pendek berhubungan Di peningkatan risiko obesitas Ke orang dewasa. Lantaran itu, menjaga waktu tidur Disekitar 7-8 jam per malam dapat membantu tubuh mengatur metabolisme sekaligus mengontrol nafsu makan.

Halaman 2 Di 3

Simak Video “Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?

(mal/up)


Pantang Menggendut usai Lebaran

8 Konten

Beragam Makanan enak Pada lebaran merupakan godaan yang sulit dihindari. Memang tidak serta merta bikin gendut hanya Untuk 1-2 hari, hanya saja ada risiko keenakan terus berlanjut. Dampaknya, Karena Itu ‘lebaran’ Setelahnya lebaran.

Konten Berikutnya

Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya



Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Lebaran Sudah Berlalu, Saatnya Balik Hingga Berat Badan yang Dulu