Bisnis  

Jumlah Investor Bursa Efek Indonesia Meroket 36,95% Di Akhir 2025

loading…

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, bahwa Bursa Efek Indonesia resmi memasuki Putaran Mutakhir Di mencatatkan basis investor terbesar sepanjang sejarah. Foto/Dok

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, bahwa Bursa Efek Indonesia resmi memasuki Putaran Mutakhir Di mencatatkan basis investor terbesar sepanjang sejarah. Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Efek OJK, Inarno Djajadi mengatakan, jumlah investor domestik telah menembus angka psikologis 20,36 juta orang Ke akhir Desember 2025.

“Di perkembangan tersebut secara year-on-year jumlah investor Di Bursa Efek Menimbulkan Kekhawatiran sebesar 5,49 juta atau menjadi secara keseluruhan 20,36 juta atau tumbuh sebesar 36,95 persen,” kata Inarno Di konferensi pers hasil Pertemuan Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember, Jumat (9/1/2026).

Lonjakan ini merepresentasikan Kemajuan tahunan yang masif sebesar 36,95% dibandingkan tahun Sebelumnya. Kemajuan ini didorong Di penambahan 5,49 juta investor Mutakhir sepanjang tahun 2025, Di mana Ke bulan Desember saja tercatat ada 694 ribu orang yang Mutakhir terjun Di Bursa Efek.

Baca Juga: Investor Bursa Efek Tembus 19 Juta, Tumbuh 58 Persen Sepanjang 2025

Adapun kinerja Bursa Efek tetap solid Di Ditengah dinamika Internasional, ditandai Di penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sangat signifikan.

IHSG resmi menutup tahun 2025 Di level 8.646,94, melonjak 22,13% secara tahunan (year-on-year). Sepanjang tahun tersebut, bursa domestik Malahan berhasil memecahkan Pencapaian all-time high sebanyak 24 kali Di puncak kapitalisasi pasar menyentuh angka Rp16.000 triliun.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Jumlah Investor Bursa Efek Indonesia Meroket 36,95% Di Akhir 2025