Jakarta –
Menahan buang air kecil Pada perjalanan mudik Hingga kampung halaman dapat memicu berbagai masalah Kesejajaran. Kebiasaan ini kerap terjadi Pada perjalanan jauh, terutama ketika rest area yang tersedia dipadati pengunjung Agar sebagian orang memilih menunda Hingga toilet.
Spesialis urologi Prof Dr dr Nur Rasyid, SpU(K) mengingatkan Bagi sebisa Mungkin Saja tidak menahan keinginan buang air kecil. Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, risiko terkena Gangguan Menyebar saluran kemih (ISK) bisa Meresahkan.
Menurutnya, perempuan termasuk kelompok yang lebih rentan Merasakan Gangguan Menyebar saluran kemih. Hal ini berkaitan Bersama anatomi tubuh perempuan yang Memperoleh uretra lebih pendek dibandingkan laki-laki, Agar bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.
Ke Umumnya, urine yang tertahan terlalu lama Ke kandung kemih juga dapat Meningkatkan risiko Gangguan Menyebar, terlebih jika urine tersebut mengandung bakteri. Bakteri tersebut dapat terus berkembang biak jika tidak segera dikeluarkan Untuk tubuh.
“Kapasitas (kandung kemih) itu misalnya 400, Lantaran perjalanan kita Konsisten kencing sampai 600 gitu. Ke Pada kencing, kandung kencingnya Bersama Sebab Itu nggak kuat memompanya. Lantaran nggak kuat, waktu keluar akhirnya ada sisa kencing Ke kandung kencing. Sisa kencing ini yang bisa membuat Gangguan Menyebar,” ujar Prof Rasyid ketika dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.
“Kalau selalu ada sisa kencing, itu kan kayak tempat mengeram yang subur jadinya. Tapi kalau dia kencing terus habis semua, kan kumannya keluar semua,” sambungnya.
Ia menambahkan, kebiasaan menahan kencing sebaiknya tidak dilakukan, baik Pada perjalanan mudik maupun Untuk Karya sehari-hari. Jika dilakukan secara terus-menerus Untuk jangka panjang, kebiasaan ini Justru dapat memicu terbentuknya batu Ke kandung kemih.
Beberapa Tanda batu kandung kemih yang perlu diwaspadai Ditengah lain nyeri Pada buang air kecil, perubahan warna urine, hingga kesulitan buang air kecil atau anyang-anyangan.
“Kalau nahan kencing secara kronis, artinya sering bisa juga memicu masalah batu, tapi Ke kandung kencing, bukan Ke ginjal,” tandasnya.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Jangan Nahan Pipis Pada Mudik, Ahli Kebugaran Ungkap Risikonya Bisa Begini











