Media sosial kini Ditengah ramai perdebatan soal hubungan GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease Didalam Penyakit jantung. Menariknya, perdebatan ini terjadi Ditengah netizen dan Ahli Kebugaran spesialis jantung.
“Ahli Kebugaran spesialis jantung dinasehati netizen sok tahu. emang koplak ya netizen konoha,” tulis salah satu akun Ke Threads, dikutip Minggu (25/1/2026).
“Sini maju ceunah, yang maju ternyata Ahli Keadaan Jantung,” tulis lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GERD dan Penyakit Jantung
Spesialis jantung dr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA mengatakan tidak ada hubungan Ditengah GERD Didalam serangan jantung. Tetapi, serangan jantung kerap kali Memperoleh Tanda seperti GERD.
“Memang bisa mirip dan justru itu yang sering bikin orang keliru,” kata dr Vito kepada detikcom, Minggu (25/1/2026).
Lalu, bagaimana membedakannya? dr Vito menjelaskan Ke GERD, keluhan yang dirasakan pengidap, seperti:
- Rasa panas Ke dada sampai leher atau perih Ke ulu hati
- Sering muncul Sesudah Di berbaring, atau malam hari
- Kadang disertai mual atau rasa asam Ke mulut
- Lalu yang mirip juga kadang sesak mendadak.
Sambil Ke serangan jantung, keluhannya:
- Memang bisa rasa panas juga Ke dada tapi umumnya berat
- Rasa tertekan
- Tidak nyaman Ke dada.
“Walaupun Ke serangan jantung bisa ada ada nyeri ulu hati dan mual, ciri lain yang berbeda dibandingkan GERD yaitu disertai keringat dingin.
Hal lain yang lebih mengarah Hingga serangan jantung ada kadang menjalar Hingga lengan, leher, atau punggung,” kata dr Vito.
Situasi ini, menurut dr Vito lebih berisiko dialami Dari wanita, usia lanjut, atau pengidap diabetes.
“Serangan jantung tidak selalu terasa sebagai nyeri dada, tapi mirip seperti ‘GERD’ atau nyeri ulu hati. Hal ini membuat serangan jantung sering terlewat Ke situasi seperti ini,” katanya.
GERD dan Kematian
Ke sisi lain, banyak warganet yang menceritakan Penghayatan kenalan atau keluarga mereka yang meninggal dan Sebelumnya muncul tanda-tanda seperti GERD.
Spesialis Penyakit Di dr Andi Khomeini Takdir Haruni, SpPD(K) kembali menegaskan bahwa GERD sendiri tidak Akansegera menimbulkan masalah fatal kepada pengidapnya.
“GERD itu tidak sampai membunuh/mematikan,” tegas dr Andi, dikutip Di X atas izin yang bersangkutan, Minggu (25/1/2026).
Tetapi, tetap ada kemungkinan-kemungkinan lain Di pasien meninggal Sebab Menyoroti atau mengalmai Tanda mirip GERD. Berikut yang bisa terjadi menurut dr Andi.
- GERD like: bukan GERD, tapi menyerupai. Misal serangan jantung/infark miokard akut.
- Komorbid Didalam GERD: Penyakit lain + GERD yang terjadi Ke satu orang. Keduanya (atau lebih) memperberat. Itu pun tidak sampai mematikan. Cuma sampai memperberat saja. Bisa fatal atau serius jika keduanya berbarengan atau berdekatan waktunya, disusul Dari aritmia/gangguan irama jantung.
- Ko-insidensi. Ada GERD, ada juga Penyakit serius lain (diketahui/tidak diketahui). Berdiri sendiri.
“Ini pendapat saya. Studi Di Pembelajaran konsultan/subspesialistik dipandu Guru-guru saya sebagiannya Yang Berhubungan Didalam itu juga. Semoga bisa bantu menjelaskan dan menenangkan,” tutupnya.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Video: Tingginya Angka Kematian Penyakit Jantung Rematik, Kalahkan Malaria“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Benarkah GERD dan Penyakit Jantung Saling Berkaitan?











