Wisata  

Akses Ke Centhung Blumbang, Karya hingga Fasilitas

Karanganyar

Bosen sama wisata Karanganyar yang gitu-gitu aja? Campground Centhung Blumbang kini bisa Dari Sebab Itu pilihan. Traveler bukan cuma diajak melihat pemandangan alam, tapi juga bisa bermain air, camping, hingga menyusuri sungai Ke Air Terjun Pringgodani Di satu perjalanan.

Lokasi Wisata

CenthungBlumbang berada Ke Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Ditengah. Jarak CenthungBlumbang Bersama pusat Kota Solo Di 43 kilometer, alias butuh waktu Di 1 jam 15 menit Sebagai perjalanan Ke sana.

Campground Centhung Blumbang cocok dikunjungi Sebagai melepas penat Bersama hiruk-pikuk kesibukan sehari-hari. Sebelumnya Ke sana, ada informasi yang perlu dipahami, seperti Karya Memikat yang bisa dilakukan, fasilitas, tiket, dan akses.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karya Memikat Ke CenthungBlumbang

Centhung Blumbang menjadi tempat yang bisa menjawab segala kebutuhan healing wisatawan hanya Di sekali perjalanan. Ke sini, traveler bisa berkemah atau camping Ke area yang telah disediakan.

Tak hanya berkemah, Karya seru lain yang bisa dilakukan traveler Ke sini adalah bermain air. Terdapat kolam alami berisi aliran air sungai jernih langsung Bersama air terjun. Traveler juga bisa melanjutkan perjalanan menyusuri pinggiran sungai Ke Centhung Blumbang Sebagai menikmati keindahan Air Terjun Pringgodani.

Sebagai Ke air terjun, wisatawan dapat menempuhnya Bersama trekking Ke alam bebas. Kawasan ini juga Memperoleh area perkebunan yang luas, seperti perkebunan lemon, Minuman Kafein, dan jambu. Ke sini, traveler bisa menikmati wisata petik buah langsung didampingi Dari pengelola Centhung Blumbang.

Fasilitas Centhung Blumbang

Ke area Campground Centhung Blumbang, traveler Memperoleh sejumlah fasilitas seperti area camping, kamar mandi, toilet, kantin, gazebo, musala, hingga ban Sebagai Renang.

Traveler tak perlu khawatir kehabisan baterai Sebab disediakan colokan listrik Ke area camping. Centhung Blumbang menyediakan dua tempat parkir. Ke tempat parkir atas, wisatawan bisa mengakses Bersama mudah baik menggunakan Kendaraan Pribadi maupun Kendaraan Bermotor Roda Dua. Lalu, area parkir bawah hanya bisa diakses Dari Kendaraan Bermotor Roda Dua Sebab jalannya sempit dan curam.

Jam Operasional dan Tiket

Pemilik lahan Centhung Blumbang, Edi Sukatno, menjelaskan bahwa jam operasional destinasi ini adalah 24 jam setiap harinya. Traveler bisa Berkunjung Ke area Centhung Blumbang sewaktu-waktu Sebab Daerah ini dijaga Dari warga lokal.

“Sebagai tiket masuk, kita Memikat uang kebersihan, dikenakan per orang Rp10.000, parkir gratis dan fasilitas seperti listrik, toilet, dan musala juga ada,” kata Edi Sukatno kepada detikTravel, Minggu (30/8/2026).

Apabila ingin berkemah, pengunjung Berencana dikenakan tarif camping Rp15.000 per orang dan boleh membawa peralatan tenda sendiri. Sambil Itu, jika traveler ingin menyewa tenda yang disediakan Ke sana Berencana dikenakan tarif Rp60.000.

Akses Ke CenthungBlumbang

Akses Ke kawasan Centhung Blumbang menggunakan jalur Pertanian. Pemilik lahan tempat wisata itu, Edi Sukatno, menceritakan bahwa terdapat dua jalur Ke Centhung Blumbang, tetapi salah satunya cukup curam jika dilewati sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua.

Sebagai kendaraan roda empat, traveler dapat memarkirkannya Ke area parkir atas dan melanjutkan perjalanan Bersama berjalan kaki. Bersama area parkir atas, perjalanan Ke kawasan bawah membutuhkan waktu Di 12 menit.

Di Ke area parkir bawah, traveler hanya butuh waktu kurang Bersama 5 menit Sebagai sampai Ke Campground Centhung Blumbang. Jika ingin melanjutkan perjalanan Ke Air Terjun Pringgodani, traveler bisa melakukan trekking Di 20 menit Bersama area centhung.

Wisata yang memadukan aliran sungai, area camping, kolam alami, dan akses Ke air terjun, Centhung Blumbang bisa Dari Sebab Itu pilihan Sebagai healing. Suasana Damai dan jauh Bersama perkotaan membuat destinasi Ke lereng Gunung Lawu, Karanganyar, ini wajib dikunjungi Dari traveler.

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Akses Ke Centhung Blumbang, Karya hingga Fasilitas