BPOM Beberkan Progres Tiga Kandidat Imunisasi TBC Mutakhir, Ada yang Buatan RI

Jakarta –

Badan Pengawas Terapi dan Makanan (BPOM) membeberkan perkembangan uji klinik sejumlah kandidat Imunisasi tuberkulosis (TBC) terbaru Di Indonesia. Langkah Pembaruan Pembaharuan Mutakhir ini dinilai krusial mengingat efektivitas Imunisasi terdahulu sudah mulai menurun.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan Di ini terdapat tiga jenis pendekatan Pembaruan Imunisasi TBC. Imunisasi konvensional Di bakteri yang dikembangkan Sebelumnya Itu, atau dikenal sebagai Imunisasi BCG, memang masih digunakan. Tetapi efektivitasnya perlu didampingi kandidat Mutakhir.

“Imunisasi yang berasal Di bakteri yang dikembangkan, yang dulu disebut Di BCG, itu tetap ada. Tetapi, tentu efektivitasnya sudah menurun, makanya perlu ada Pembaruan Mutakhir,” kata Taruna Di wartawan Di kantor BPOM, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu kandidat unggulan yang Lagi diuji adalah Imunisasi TBC yang dipromosikan Dari miliarder Bill Gates. Taruna menyebut Imunisasi tersebut kini telah memasuki uji klinik fase 3 secara multisentris (multicenter), yang melibatkan puluhan ribu sukarelawan Di berbagai Bangsa.

“Jumlah sampel Di seluruh dunia kalau nggak salah hampir 60 ribu sampel. Di Indonesia cuma 2 ribu, Sebab berdasarkan rasionya kita ada Disekitar 1 juta lebih pengidap tuberkulosis,” jelasnya.

“Karena Itu on progress sekarang, tapi so far saya lihat hasil sementaranya bagus,” lanjut Taruna.

Selain Imunisasi Di Gates Foundation, BPOM juga Meninjau Pembaruan Imunisasi TBC jenis inhalasi yang digarap Dari CanSino bekerja sama Di grup Etana. Imunisasi yang diberikan Lewat hirupan saluran pernapasan ini mencatatkan profil Keselamatan yang baik Di uji klinik awal.

“Di fase satunya juga cukup bagus, aman. Itu dia Akansegera masuk fase 2,” tutur Taruna.

Di Di Yang Sama, kandidat Imunisasi ketiga datang Di Di negeri lewat Eksperimen Badan Kajian dan Pembaharuan Nasional (BRIN). BPOM dijadwalkan Akansegera Melakukan evaluasi awal Pada Kajian Kajian Regu BRIN Di waktu Didekat.

“Setelahnya Itu yang dikembangkan Dari BRIN, Badan Kajian Pembaharuan, sekarang kita Akansegera evaluasi Wacana minggu Didepan Di timnya BRIN. Karena Itu tentang Imunisasi tuberkulosis itu on progress semuanya,” tegas Taruna.

Beban Peristiwa Pidana TBC Di Indonesia

Pembaruan berbagai kandidat Imunisasi Mutakhir ini sejalan Di besarnya beban Peristiwa Pidana TBC Di tanah air. Berdasarkan data Kementerian Kesejaganan (Kemenkes) RI bersama WHO (Dunia Tuberculosis Report), Indonesia masih menduduki Posisi kedua dunia Di beban Peristiwa Pidana TBC Setelahnya India.

Estimasi Peristiwa Pidana TBC Di Indonesia mencapai lebih Di 1,06 juta Peristiwa Pidana Mutakhir per tahun Di angka kematian berkisar 125 ribu orang, Supaya kehadiran Imunisasi Mutakhir yang efisien sangat dinantikan Untuk menekan laju penularan.

(sao/kna)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: BPOM Beberkan Progres Tiga Kandidat Imunisasi TBC Mutakhir, Ada yang Buatan RI