Kenapa Berat Badan Pria Susah Turun Meski Sudah Asupan Konsumsi? Ini Alasannya

loading…

Ilustrasi pria cenderung lebih susah Untuk melakukan Asupan Konsumsi dibandingkan perempuan. Foto/Mens Health.

JAKARTA – Praktisi Medis sekaligus influencer Kesejaganan, dr. Gia Pratama membeberkan alasan mengapa seorang laki-laki cenderung lebih susah Untuk melakukan Asupan Konsumsi dibandingkan perempuan. Menurutnya salah satu faktornya adalah porsi Konsumsi yang kerapkali Dikatakan terlalu kecil.

“Teman-teman, kenapa banyak laki-laki merasa Asupan Konsumsi itu sangat menyiksa? Padahal seringkali masalahnya bukan Sebab dietnya, tapi Sebab porsinya terlalu kecil Untuk kebutuhan tubuhnya,” kata dr. Gia, dikutip Untuk akun Instagramnya, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Tanpa Asupan Konsumsi Ketat, Indra Bekti Sukses Turunkan Berat Badan hingga 10 Kg

Ia menjelaskan, secara biologis laki-laki Ke umumnya Memperoleh ukuran tubuh dan massa otot yang jauh lebih besar dibandingkan perempuan. Maka Untuk itu, energi yang dibutuhkan juga harus besar Agar porsi makan yang kecil Pada Asupan Konsumsi terasa menyiksa.

“Sebagai gambaran praktis, Ke Langkah Asupan Konsumsi rendah kalori, wanita sering menggunakan batas Disekitar 1.200 kalori per hari, sedangkan laki-laki Disekitar 1.500 sampai 1.800 kalori per hari. Tentu tetap harus disesuaikan Bersama berat badan, tinggi badan, usia, Karya, dan target masing-masing,” jelas dia.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kenapa Berat Badan Pria Susah Turun Meski Sudah Asupan Konsumsi? Ini Alasannya