Wisata  

Sosok Maliya dan Irfan, Dua Pendaki yang Tewas Terjatuh Hingga Gunung Piramid

Bondowoso

Maliya Finda (51), pendaki asal Surabaya dan pemandunya Irfan Nasrul Laili (35), ditemukan tewas usai dilaporkan hilang Di mendaki Gunung Piramid, Bondowoso.

Kendaraan Audi, menantu Maliya menuturkan, mertuanya merupakan sosok pecinta alam Dari dahulu. Tak hanya mendaki gunung Hingga berbagai Lokasi, Akan Tetapi juga hampir semua Aktivitasfisik ekstrem juga pernah dilakoni almarhumah.

“Umi (Maliya) memang Kegemaran berkegiatan outdoor. Selain naik gunung, juga Mengayuh Sepeda, trail run, dan sebagainya,” kata Kendaraan Audi Hingga Posko SAR, Rabu (5/8).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kendaraan Audi, sebagai anak sebenarnya sudah sering mengingatkan agar Memangkas kegiatan outdoor berbau ekstrem tersebut. Mengingat usia almarhumah sudah kepala lima.

“Akan Tetapi Sebab memang sudah hobinya, ya mau gimana lagi. Satu hal lagi, beliau selalu tak lupa salat Di beraktifitas outdoor,” tutur Kendaraan Audi.

Maliya Mulai Rutin Mendaki Gunung Dari 2023

Fara (30), salah satu anak almarhumah mengenang ibunya sebagai sosok yang Kegemaran mendaki gunung Hingga berbagai Lokasi. Rencananya, Setelahnya mendaki Di dua hari Hingga Gunung Piramid, almarhumah hendak Hingga Bali.

“Mama bilang, ‘Sebelumnya Hingga Bali, mama naik gunung ya Hingga Bondowoso’. Hari Sabtu mama berangkat Hingga Bondowoso, terus hari Minggu lanjut Hingga Bali nengok cucu,” kata Fara Hingga Surabaya, Rabu (5/8).

Fara menuturkan, Kegemaran ibunya sebenarnya belum lama. Ibunya diketahui suka mendaki gunung Dari 2023 usai Di Padar Island, Labuan Bajo. Dari Di itu, ibunya merasa ketagihan dan kerap mendaki gunung Justru bisa dua pekan sekali.

“Tahun 2022 itu road bike, mendaki ini tahun 2023. Sudah pernah mendaki Hingga Makassar, Medan, banyak. Begitu punya cucu, dua minggu sekali mendaki Sebab memang suka Aktivitasfisik,” pungkasnya.

Sambil Itu, sosok Irfan merupakan seorang pendaki gunung dan pemandu yang sudah berpengalaman. Hampir semua gunung Hingga Pulau Jawa sudah pernah dia daki. Justru hingga luar pulau seperti Gunung Rinjani dan Agung juga sudah pernah ditaklukkan.

“Dia anak tunggal. Kalau gak ada kegiatan naik gunung, ia berjualan Hingga pasar Wonosari,” terang Yudi, kerabat Irfan.

Yudi mengisahkan, Sebelumnya melakukan pendakian Hingga gunung Piramid Di Sabtu (2/8/), korban Maliya sempat singgah terlebih dulu Hingga Rumah Irfan Hingga Wonosari Sebagai melakukan persiapan.

“Justru sebagian Produk-Produk Bu Maliya sampai Di ini masih ada dititipkan Hingga Rumah Irfan,” katanya.

Salah seorang kerabat Irfan yang lain, Bambang, mengatakan, Sebelumnya berangkat mendaki, Irfan sempat memberi firasat bahwa pendakian yang Berencana dijalani merupakan yang terakhir.

“Ya Mungkin Saja Sebab sudah banyak gunung yang telah didaki,” ujar Bambang.

Kronologi Hilangnya Kedua Korban

Maliya dan pemandu lokalnya Irfan, dilaporkan hilang kontak (lost contact) Di melakukan pendakian Hingga Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso Di Minggu (2/8) pukul 07.00 WIB.

Sebelumnya naik, mereka sempat menitipkan satu unit sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua Yamaha NMAX warna merah Bersama nomor polisi P 2938 ES Hingga Rumah warga setempat.

Kecurigaan muncul Setelahnya hingga Senin (3/8) pukul 17.30 WIB, sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua tersebut belum juga diambil. Padahal, durasi normal pendakian Gunung Piramid Bersama sistem tektok (naik-turun langsung tanpa menginap) umumnya hanya membutuhkan waktu Di 8 jam.

Operasi pencarian Di korban akhirnya dilakukan. Keduanya ditemukan Di kedalaman jurang Di 60-70 meter Bersama tingkat kemiringan 60 derajat. Dugaan Sambil Itu meninggalnya kedua korban Sebab jatuh Di ketinggian.

“Dugaan kami keduanya jatuh secara berbarengan. Mungkin Saja Di keduanya saling berpegangan, lalu jatuh bareng,” jelas Ketua Skuat SAR Di Basarnas, Jefri.

Setelahnya melakukan perjuangan berat Di Di 13 jam, Skuat SAR akhirnya dapat mengevakuasi kedua jenazah pendaki tersebut dan menyerahkan Hingga keluarga masing-masing Setelahnya dilakukan pemeriksaan forensik dan pemulasaraan.

Isak tangis keluarga dan kerabat pun mengiringi prosesi pemakaman kedua korban. Selamat jalan Maliya dan Irfan…

———

Artikel ini telah naik Hingga detikJatim, bisa dibaca selengkapnya Hingga sini, Hingga sini dan Hingga sini.

Saksikan Live DetikSore:

Halaman 2 Di 2

Simak Video “Video Tiga Jasad Pendaki Gunung Dukono Sudah Ditemukan
(wsw/wsw)





Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sosok Maliya dan Irfan, Dua Pendaki yang Tewas Terjatuh Hingga Gunung Piramid