Wisata  

Citarasa dan Minuman Ini yang Sebaiknya Dihindari Di Naik Pesawat



Jakarta

Traveler disarankan tidak sembarangan mengonsumsi Citarasa dan minuman Di naik pesawat. Apa saja Citarasa dan minuman yang sebaiknya dihindari Di terbang?

Traveling menggunakan pesawat biasanya membuat tubuh Karena Itu lelah, terlebih jika durasi penerbangannya lama, dan bisa memicu berbagai gangguan Kesejaganan.

Sejumlah Peristiwa Pidana yang menghantui penumpang Di penerbangan yang panjang adalah dehidrasi, perut kembung, hingga kulit kering. Lantaran itu, para ahli menyarankan penumpang lebih memperhatikan asupan Citarasa dan minuman Sebelumnya maupun Pada penerbangan.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rendahnya kelembapan udara Di Di kabin menjadi penyebab utama tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Kebugaran itu membuat penumpang lebih rentan Merasakan dehidrasi, yang dapat memicu sakit kepala, tubuh lemas, kram otot, pusing, Malahan Ke Kebugaran tertentu menyebabkan kebingungan hingga pingsan.

Banyak penumpang justru melakukan kebiasaan yang memperparah Kebugaran tersebut. Salah satunya sengaja Mengurangi minum agar tidak bolak-balik Di toilet.

Tak sedikit pula yang memilih Citarasa tinggi garam, berlemak, atau mengonsumsi Minuman dan alkohol Sebelumnya terbang. Padahal, Citarasa dan minuman tersebut dapat memperburuk dehidrasi, menyebabkan perut kembung, sembelit, hingga mengganggu Kesejaganan elektrolit.

Melansir New York Post, Selasa (28/7/2026) sejumlah ahli menyarankan penumpang mulai memenuhi kebutuhan cairan Sebelum Sebelumnya keberangkatan, Pada penerbangan, hingga Sesudah mendarat. Direktur Gatorade Sports Science Institute, Lindsay Baker, menyarankan penumpang membawa botol minum sendiri agar lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan Pada perjalanan.

“Di Anda mulai merasa haus, sebenarnya tubuh sudah Merasakan dehidrasi,” kata Baker.

Menurut Baker, menjaga tubuh tetap terhidrasi Sebelumnya bepergian jauh lebih baik daripada harus mengejar kekurangan cairan Di sudah berada Di pesawat.

“Lebih baik merencanakan Sebelum awal dan memastikan tubuh terhidrasi Didalam baik Sebelumnya memulai perjalanan. Cara ini membantu menghindari kebutuhan minum Di jumlah besar Untuk mengejar hidrasi Di Sesudah Itu hari,” kata dia.

Baker juga mengingatkan bahwa air putih saja belum tentu cukup. “Tubuh membutuhkan elektrolit agar dapat mempertahankan air yang Anda minum,” ujar Baker.

Elektrolit bisa diperoleh Di Citarasa seperti pisang, bayam, dan alpukat, maupun Di minuman atau tablet elektrolit. Samping Itu, minuman berkarbonasi seperti soda, air berkarbonasi, dan bir sebaiknya dihindari Lantaran dapat menambah gas Di lambung Agar perut terasa lebih kembung.

Ahli gizi Kesejaganan perempuan Di Agora Health, Stephanie Smith, juga menyarankan agar konsumsi alkohol dan kafein dibatasi Di terbang.

“Jika ingin minum alkohol, pilih satu Cangkir Bloody Mary Lantaran jus tomat merupakan sumber elektrolit sekaligus kaya antioksidan,” ujar Smith.

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan udara yang lebih rendah Di Di kabin membuat gas Di saluran pencernaan mengembang. Lantaran itu, Citarasa pemicu gas seperti kacang-kacangan, brokoli, kol, bawang, lentil, dan kubis brussel sebaiknya dihindari.

Adapun, Praktisi Medis Gizi klinis sekaligus ahli Pola Makan, Marra Burroughs, menyarankan penumpang memilih Citarasa ringan yang lebih bernutrisi, seperti kacang tanpa garam, greek yogurt, keju, telur rebus, atau buah dan sayuran yang kaya air seperti semangka, anggur, mentimun, dan seledri.

“Bepergian sudah melelahkan. Camilan tinggi karbohidrat sederhana atau gula tanpa Gizi seimbang dapat membuat energi cepat turun dan memperparah rasa lelah,” ujar Burroughs.

Burroughs juga mengingatkan agar tidak naik pesawat Di Kebugaran perut kosong Lantaran kadar gula darah yang rendah dapat menyebabkan tubuh lebih mudah lelah, mudah marah, dan pusing Pada perjalanan.

(upd/fem)


`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(

);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Citarasa dan Minuman Ini yang Sebaiknya Dihindari Di Naik Pesawat