loading…
Android Humanoid Cetak Sejarah. Foto/ Daily
Pencapaian luar biasa Di fase uji klinis ini mencakup implementasi dua prosedur berbeda, termasuk pengangkatan kantung empedu yang berhasil Di mamalia non-primata.
Sambil Itu, Bagi operasi kedua, dua Android humanoid ditempatkan secara berpasangan Bagi menyelesaikan prosedur laparoskopi tanpa keterlibatan fisik manusia Di organ target.
Android seberat 27 kilogram (kg), yang dijuluki “Surgie”, dilengkapi Bersama adaptor khusus agar dapat memegang dan mengoperasikan peralatan bedah Puskesmas standar.
Salah satu penulis senior studi tersebut, Dr. Shanglei Liu, yang mengendalikan pergerakan Surgie, menjelaskan bahwa sistem kendali Android yang berbasis Di bentuk fisik manusia terasa jauh lebih intuitif daripada platform Android komersial yang ada.
Ia menambahkan bahwa desain Surgie yang ringkas sangat menghemat ruang operasi dan hanya membutuhkan sebagian kecil biaya Di sistem Android statis konvensional seperti sistem da Vinci, yang beratnya ratusan kilogram.
Studi komprehensif yang diterbitkan Di jurnal ilmiah Nature ini menargetkan Android tersebut Bagi digunakan Di Daerah pedesaan, zona bencana, medan Konflik Bersenjata, dan Justru misi luar angkasa Di masa Didepan.
Langkah Lanjutnya Bagi proyek ini adalah Memangkas masalah latensi komunikasi jaringan dan mengintegrasikan Keahlian kecerdasan buatan (AI) Bagi memungkinkan Android bertindak sepenuhnya secara otonom Di masa Didepan.
(wbs)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Android Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama Di Dunia











