Wisata  

Dihantui Ketakutan, Maling Koper Ke Bromo Buang Hasil Curian Ke Sungai



Probolinggo

Dihantui ketakutan Berencana ditangkap polisi, maling koper turis Thailand Ke Bromo tidak sempat menjual Produk curiannya. Produk-Produk itu malah dibuang Ke sungai.

Tiga orang pelaku pencurian 7 koper milik rombongan turis asal Thailand yang liburan Ke Bromo terpaksa harus gigit jari. Mereka gagal menikmati hasil kejahatannya Lantaran ketakutan Dikejar dan ditangkap Bersama Regu Jatanras Satreskrim Polres Probolinggo dan Satreskrim Polsek Sukapura.

Mereka tak sempat menjual Produk curian tersebut dan buru-buru membuang Produk buktinya Ke sungai. Seluruh hasil curian yakni 6 koper dan satu Kantong dibuang para pelaku Ke sebuah sungai Ke Jalan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya pencurian itu terjadi Sabtu pagi (15/2) Ke Di Museum Sukapura Ke Desa Wonotoro, Probolinggo. Tujuh koper milik rombongan wisatawan Asing asal Thailand berhasil digondol pelaku Pada korban Ditengah beraktivitas Ke Disekitar lokasi wisata.

Sesudah korban melapor, polisi langsung melakukan penyelidikan. Petugas melacak titik sinyal GPS Untuk salah satu Produk elektronik milik korban yang mengarah Ke Tempattinggal milik pasangan suami istri, Edi Siswanto (46) dan Novita Frasiska (45) yang berada Ke Perumahan Pesona Griya Kencana, Jalan Bogowonto, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedupok, Probolinggo.

Tetapi, Sebelumnya petugas kepolisian tiba, para pelaku diduga sudah membawa kembali hasil curian itu. Panik Lantaran sinyal Telepon Genggam mengarah Ke rumahnya, kedua pelaku yakni Abdurohim dan Edi Lalu merusak seluruh Telepon Genggam milik korban yang ada Ke Untuk 7 koper agar tidak bisa dilacak polisi.

Berdasarkan hasil penyelidikan Untuk sejumlah saksi dan rekaman CCTV, Regu gabungan Satreskrim Polres Probolinggo dan Satreskrim Polsek Sukapura Membongkar Tempattinggal Dugaan Pelaku Andul Rohim Ke Jalan Manggis, Kelurahan Sumberwetan, Kademangan, Kota Probolinggo, Sabtu sore (15/2) pukul 16.00 WIB. Satu jam Lalu polisi mengamankan Edi dan Novita.

Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif menjelaskan bahwa berdasarkan penelusuran petugas, seluruh Produk hasil kejahatan dibuang Ke Sungai Pilang, Kota Probolinggo Untuk menghilangkan Produk bukti.

“Sesudah kami lakukan penelusuran, semua Produk-Produk hasil kejahatan itu dibuang Ke sungai. Untungnya sebagian ditemukan Ke hulu sungai Sebelumnya terbawa arus Ke laut. Untuk Produk elektronik, semuanya sudah dihancurkan lalu dibuang juga,” ujar Wahyudin, Selasa (24/2/2026).

“Tidak ada yang sempat terjual Lantaran para pelaku ketakutan Sesudah mengetahui sinyal Telepon Genggam mengarah Ke Tempattinggal mereka,” katanya.

Meski Produk hasil curian tak sempat dijual dan sebagian besar Untuk Kepuasan rusak, ketiga pelaku tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akibat Unjuk Rasa nekat itu para Dugaan Pelaku terancam jeratan hukum atas tindak pidana pencurian.

Bersama gagalnya penjualan Produk curian itu, tiga pelaku pencurian tujuh koper milik rombongan turis asal Thailand tersebut dipastikan tidak dapat menikmati manisnya uang hasil kejahatan mereka.

——–

Artikel ini telah naik Ke detikJatim.

(wsw/wsw)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Dihantui Ketakutan, Maling Koper Ke Bromo Buang Hasil Curian Ke Sungai