Seorang bayi perempuan berusia 27 hari dilaporkan meninggal dunia akibat suhu dingin ekstrem Ke Sabtu (17/1/2026) Hingga Gaza. Bayi bernama Aisha Ayesh al-Agha tersebut menjadi korban Hingga delapan Bersama kalangan anak-anak yang meninggal akibat hipotermia Dari musim dingin dimulai.
Pihak Puskesmas Nasser Hingga Khan Younis mengonfirmasi bahwa Aisha dibawa Untuk Kebugaran yang sudah terlambat Untuk diselamatkan.
“Bayi tersebut meninggal akibat suhu yang membeku,” lapor kementerian Kesejajaran Palestina Lewat kantor berita Anadolu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kematian Aisha hanyalah puncak gunung es Bersama krisis Kesejajaran ibu dan anak yang Menyapu Gaza. Berdasarkan laporan Physicians for Human Rights, Konflik Bersenjata telah menghancurkan sistem Penanganan neonatal.
Data Ditengah Januari hingga Juni 2025 Menunjukkan angka kematian ibu dan anak yang memilukan, yakni:
- 2.600 Tindak Kejahatan keguguran.
- 1.460 kelahiran prematur.
- 2.500 bayi membutuhkan Penanganan intensif (NICU).
Penurunan angka kelahiran hingga 41 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022.
Para ibu Hingga Gaza terpaksa tinggal Hingga tenda-tenda pengungsian yang penuh sesak tanpa fasilitas penghangat, pasokan medis yang diblokir, dan kekurangan bahan bakar yang kronis.
Ancaman Badai dan Hipotermia
Selain Aisha, seorang bayi berusia satu tahun juga dilaporkan meninggal dunia akibat hipotermia Ke Selasa lalu. Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan badai musim dingin memperparah penderitaan para Pencari Suaka.
Dinding-dinding bangunan yang rapuh dilaporkan roboh menimpa tenda-tenda Pencari Suaka, menewaskan sedikitnya empat orang. Juru bicara Unicef, James Elder, Mengungkapkan bahwa Walaupun gencatan senjata telah dimulai Dari Oktober, lebih Bersama 100 anak telah tewas Hingga Area tersebut akibat berbagai komplikasi Bersama konflik dan bencana alam yang menyertai.
Walaupun serangan udara dan baku tembak telah berkurang, Kebugaran kehidupan Hingga Gaza tetap berada Hingga titik nadir. Badai Terbaru-Terbaru ini menyebabkan Bencana Alam besar Hingga kamp-kamp pengungsian, membuat kelangsungan hidup bayi dan anak-anak Lebih terancam.
Halaman 2 Bersama 2
(kna/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pilu, Bayi-bayi Terbaru Lahir Hingga Gaza Meninggal Kedinginan Sebab Hipotermia











