loading…
Kalimatan Utara memulai Proteksi DBD. Foto: Annastasya Rizqa
Di Di situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memperkuat upaya Upaya Mencegah terpadu Melewati pelaksanaan Inisiatif Proteksi dengue , melengkapi langkah pengendalian yang Di ini telah berjalan. Peresmian Proteksi dengue hari ini dilakukan Didalam Dinas Kesejaganan Provinsi Kalimantan Utara Didalam Biaya pembelian Imunisasi DBD bersumber Untuk APBD Provinsi Kalimantan Utara.
Dr. H. Usman, SKM, M.Kes., Kepala Dinas Kesejaganan Provinsi Kalimantan Utara, mengatakan, berkomitmen memperkuat pengendalian dengue secara berkelanjutan Melewati upaya komprehensif yang sudah berjalan. Mulai Untuk penguatan surveilans, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) Melewati gerakan 3M Plus, hingga Menyediakan penyuluhan kepada Kelompok seputar bahaya dengue.
Baca Juga : Anak-Anak Rentan Terjangkit DBD Di Musim Hujan, IDAI Sarankan Segera Imunisasi
“Didalam Lebihterus berkembangnya Ilmu Pengetahuan, kita perlu Merencanakan pendekatan yang lebih inovatif. Sebab itu, Inisiatif Proteksi dengue ini kami dorong sebagai strategi yang melengkapi upaya perlindungan yang sudah ada, khususnya Sebagai kelompok yang paling rentan,” ucapnya Untuk keterangan resmi, Jumat (9/1/2026).
Di 2024, Kalimantan Utara mencatat 735 Perkara Pidana Hukum dengue Didalam CFR 1,09%. Kabupaten Bulungan dan Malinau menjadi Daerah Didalam beban Perkara Pidana Hukum dan kematian akibat dengue yang tertinggi, Di mana 46,81% Untuk total Perkara Pidana Hukum sepanjang tahun 2024 terjadi Di kelompok usia 6-14 tahun. Gaya penularan Di kelompok usia ini masih terus Menimbulkan Kekhawatiran hingga Juli 2025.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Perkara Pidana Hukum Dengue Melonjak, Kalimantan Utara Mulai Inisiatif Imunisasi DBD











